Kemiskinan di Natuna Terendah se-Kepri

Terbit: oleh -9 Dilihat
Bupati Natuna, Wan Siswandi.

“Atas kesempatan bersama, 2,9 ton beras perbulannya akan diserahkan untuk masyarakat yang membutuhkan”


NATUNA – Kabupaten Natuna menduduki posisi terendah angka kemiskinan dibandingkan dengan kabupaten/kota se-Provinsi Kepulangan Riau (Kepri).

Hal ini disampaikan oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi yang mendapatkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, Rabu (26/10) usai menghadiri acara Festival Pelajar Nusantara LPP RRI Ranai.

Menurut Wan Siswandi, saat ini pemerintah daerah berupaya keras untuk menemukan angka kemiskinan paska pandemi melanda di seluruh dunia termasuk Natuna. Ditambah dengan kenaikan BBM yang pasti mempengaruhi tumbuh kembangnya perekonomian masyarakat.

Untuk menekan angka kemiskinan, kata Wan Siswandi, salah satunya adalah membangun Gedung Sentra industri kecil menengah yang akan menjadi pusat pengolahan hasil laut Natuna dan program lain yang bersentuhan dengan masyarakatnya.

Meski dilanda pandemi yang luar biasa dan kenaikan BBM serta alami kenaikan angka kemiskinan 0’25 persen, pemerintah Natuna akan terus melaksanakan berbagai program yang diharapkan berdampak pada penurunan angka kemiskinannya.

“Diluar program yang bersumber dari APBD, sebagai bentuk keseriusan menekan angka kemiskinan, saya dan Wakil Bupati, Rodial Huda memohon kepada seluruh PNS Natuna untuk menyumbang 1 kilo beras perbulan dan dikumpulkan untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan ini sedang berjalan,” ungkap Wan Siswandi.

Jumlah PNS yang bekerja di pemerintahan Daerah Natuna berjumlah 2.900  orang, jika satu orang PNS menyumbang 1 kilo beras perbulanya, maka akan terkumpul 2,9 ton beras perbulan.

“Atas kesempatan bersama, 2,9 ton beras perbulannya akan diserahkan untuk masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Natuna meminta kepada seluruh camat untuk melakukan operasi pasar di wilayah masing-masing kecamatan. (KP).


Kontributor : Tim Bravo WsRh


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *