Ketua Komisi II DPRD Natuna Tampung Keluhan Masyarakat Seluan Melalui Reses

Terbit: oleh -24 Dilihat
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna Marzuki, SH dari Fraksi Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) III melaksanakan kegiatan Reses III Tahun 2023 di Kecamatan Pulau Seluan, Rabu, 8 November 2023.

NATUNA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna Marzuki, SH dari Fraksi Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) III melaksanakan kegiatan Reses III Tahun 2023 di Kecamatan Pulau Seluan, Rabu, 8 November 2023.

Kedatangan Marzuki disambut langsung oleh Emiel Lesmana, Camat Pulau Seluan dan masyarakat setempat. Pertemuan dalam kegiatan reses ini pun berlangsung di Gedung Desa Seluan Barat.

Suasana saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna Marzuki, SH dari Fraksi Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) III melaksanakan kegiatan Reses III Tahun 2023 di Kecamatan Pulau Seluan, Rabu, 8 November 2023.

Pada kesempatan tersebut Marzuki yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Natuna menyampaikan tujuan reses adalah untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di dapil masing-masing sebagai perwujudan dari perwakilan rakyat.

Kata Marzuki, karena Kecamatan Pulau Seluan termasuk kecamatan baru di Natuna, ada beberapa poin penting yang diserapnya dari masyarakat dalam kunjungan reses tersebut.

“Usulan masyarakat dan harapannya ingin memiliki Gedung Kantor Kecamatan. Menaikan status pustu menjadi puskesmas, ingin listrik hidup 24 jam dan infrastruktur yaitu akses jalan menuju teluk pencur,” terang Marzuki kepada media ini Kamis, 09 November 2023.

Poto bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna Marzuki, SH dari Fraksi Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) III usai kegiatan Reses III Tahun 2023 di Kecamatan Pulau Seluan, Rabu, 8 November 2023.

Sekretaris DPC Gerindra Natuna ini pun menjelaskan masyarakat Kecamatan Pulau Seluan saat ini sangat menginginkan Puskesmas Pembantu (Pustu). Masyarakat juga berharap pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan bisa menaikan status Pustu menjadi Puskesmas. Warga setempat juga berharap penerangan listrik didaerahnya bisa dinyalakan 24 jam, karena saat ini listrik hanya hidup selama 14 jam.

“Akan kita sampaikan langsung dengan bupati terkait permasalahan listrik ini. Memang saat ini kami DPRD bersama pemda sudah berkoordinasi. Bupati Natuna langsung juga sudah sangat berupaya merealisasikan keinginan masyarakat kita terkait keluhan listrik dibeberapa wilayah Kabupaten Natuna yang masih hidup 14 jam,” ujar Marzuki. (KP).


Laporan : Dhitto


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *