Hujan Masih Deras, Bupati Minta Tim Evakuasi Korban Serasan Mundur

Terbit: oleh -14 Dilihat
Bupati Natuna Wan Siswandi dan tim evakuasi gabungan sedang berada di lokasi terjadinya musbah longsor, tampak puing puing rumah bekas terjangan material longsor, Selasa, 7 Maret 2023.

NATUNA – Bupati Natuna, Wan Siswandi perintahkan tim evakuasi korban longsor di lokasi kejadian mundur sementara. Hal ini dikarenakan curah hujan di lokasi bencana longsor masih sangat tinggi.

Tim evakuasi gabungan yang telah dibentuknya Senin 6 Maret 2023 malam saat tiba di Serasan beserta alat berat diminta segera mundur kuatir terjadi longsor susulan dari Gunung Jemenang meski bersekala kecil.

Pencarian korban yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda bersama Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, serta Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa, juga Kasdim 0318 Natuna J Aruan, sepakat menunda evakuasi.

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dan tim evakuasi gabungan diantara puing-puing rumah warga bekas terjangan material longsor, Selasa, 7 Maret 2023.

Antisipasi potensi longsor Gunung Jemenang meskipun bersekala kecil, tim gabungan akhirnya meminta warga Pelimpak yang berada di sekitar kaki gunung untuk mengungsi, mengingat terjadi longsor dua hari lalu pada puncak gunung.

Ratusan warga pun segera diungsikan ke tempat-tempat yang aman dan terfokus pada PLBN Serasan. Hingga berita ini terbit kondisi jaringan listrik wilayah Serasan hanya hidup sebagian, dan jaringan telekomunikasi sedikit lumpuh.

Bupati Natuna Wan Siswandi menghimbau kepada masyarakat Serasan untuk tidak cemas berlebihan dan tetap waspada. Pada kesempatan ini, tim evakuasi gabungan akhirnya membuka dapur umum bagi para pengungsi dan para tim relawan. (KP).


Laporan : Dhitto


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *