Peningkatan Pariwisata Dapat Dilakukan Dengan Membuat Masterplan Oleh Professional

oleh -203 views
Setyowati, Asisten Deputi Bidang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Maritim dan Investasi RI

ANAMBAS (KP) – Menggesa penyusunan strategi pembangunan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas (Anambas) masuk dalam kawasan strategis pariwisata merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Rapat penyusuan strategi pembangunan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat pasca Covid-19 tersebut telah diadakan pada Kamis 8 April 2021 di Ruang Rapat Utama Prof. Dr. Muhamad Zen Lantai III Kantor Bupati Anambas, Pasir Peti.

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra dalam pidatonya berharap dengan adanya strategi pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi suatu upaya yang dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat khususnya di Anambas untuk bangkit dan berkembang pasca pandemi Covid-19.

Selain itu, terkait infrastruktur penunjang perkembangan pariwisata, salah satunya akses transportasi udara yakni dengan menambah panjang run way bandara agar dapat memfasilitasi pesawat besar seperti boing.

“Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan dan peningkatan pariwisata dan perekonomian masyarakat di Anambas khususnya,” ujar Wan Zuhendra.

Pada kesempatan itu, Asisten Deputi Bidang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Maritim dan Investasi RI, Setyowati dalam sambutannya mengaku terkesan dan bangga dengan Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki potensi pariwisata alam begitu indah dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.



Sebagai pemapar materi dalam rapat strategi pembangunan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat pasca Covid-19, Setyowati menjelaskan beberapa kriteria pengembangan Desa Wisata diantarnya komitmen bersama yang merupakan keinginan masyarakat luas seperti pemerintah daerah, camat, desa, dan komunitas masyarakat serta memastikan potensi dan permasalahan wilayah untuk dapat menentukan potensi kebudayaan.

Selain itu juga kriteria pengembangan Desa Wisata dilakukan dengan membentuk kelembagaan atau Pokdarwis sebagai mitra pemerintah, menyusun visi misi rencana kerja dan regulasi untuk dapat mewakili aspirasi masyarakat  sehingga dapat dicapai dan fokus pada jangka menengah dan panjang serta dibuat berdasarkan kekuatan desa wisata yang dapat diterjemahkan menjadi peluang untuk terus tumbuh.

“Kita perlu melakukan konsultasi dan melakukan peningkatan kapasitas SDM desa wisata peningkatan pariwisata dapat dilakukan dengan membuat masterplan yang dilakukan oleh professional,” terangnya.

Kata Setyowati pengembangan desa wisata dilakukan dengan menata wajah desa dengan penyediaan fasilitas umum dan akomodasi, menentukan keunikan dan branding desa wisata dengan cara mengelola image dan unique setting point (USP).

“Kita juga perlu menyusun paket wisata dan melakukan pemasaran untuk menjalin kemitraan dan lakukan evaluasi serta inovasi untuk keberlanjutan Desa Wisata,” jelasnya.

Pengembangan sektor pariwisata lanjut Setyowati sangat diperlukan kreativitas dan inovasi baik dalam pembangunan maupun promosi sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk datang dan berkunjung,” pungkasnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra

Kontributor : Diskominfotik Anambas


 


Memuat...