Disparbud Siapkan SDM Desa Pariwisata Hadapi Kunjungan Wisatawan

oleh -370 views
Dr. Masykur, ST, MM, Kadisparbud Anambas

ANAMBAS (KP) – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Kepuluan Anambas (Anambas), Dr. Masykur, ST, MM mengatakan pihaknya akan mengadakan berbagai kegiatan pelatihan untuk menggenjok bidang pariwisata pada tahun 2021 ini.

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari Kementerian Pariwisata tahun 2021.

“Insyaallah pada tahun 2021 ini akan ada 7 pelatihan kita selenggarakan, kementerian pariwisata memberikan anggaran kepada Anambas melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menyelenggarakan pelatihan di bidang kepariwisataan,” sebut Masykur kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Selasa 01 Juni 2021.

Kata Masykur, 3 dari 7 pelatihan rencananya akan diselenggarakan di Desa Belibak, 2 Desa Munjan dan 2 pelatihan lagi diselenggarakan di Desa Landak Kecmatan Jemaja. Pihaknya memastikan akan turun langsung ke lapangan membawa para peserta ke desa-desa pariwisata tersebut.

“Seluruh peserta akan kita inapkan di rumah masyarakat selama beberapa hari sehingga dampak ekonomi terhadap pelaksanaan pelatihan bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Menurut Masykur, warga yang rumahnya digunakan sebagai tempat menginap para peserta akan mendapatkan imbalan beruapa uang tunai, kemudian pihaknya juga akan melibatkan penduduk tempatan untuk dijadikan panitia dalam pelatihan tersebut.



“Rumah penduduk kita bayar, makan minum juga kita bayar, kita juga akan melibatkan masyarakat tempatan membantu dinas pariwisata sebagai panitia, jadi sambil memberikan putaran ekonomi kita juga berupaya melatih masyarakat tempatan menyelenggarakan sebuah pelatihan di desanya,” ujar Masykur.

Masykur menjelaskan pelatihan tersebut diadakan dalam rangka membentuk SDM perwakilan pariwisata dan masyarakat desa di Anambas agar tetap siap menerima kunjungan tamu pariwisata dari luar daerah.

“Pelatihan tahun ini berbeda dengan tahun lalu, temanya kita perbarui sesuai dengan kebutuhan dan upaya mengembangkan SDM masyarakat dalam mengelola pariwisata, pada perinsipnya untuk SDM kita lihat nanti ketika mereka berhadapan langsung dengan para wisatawan, bagaimana mereka melayani, bagaimana mereka hadir di tengah-tengah wisatawan tersebut,” jelasnya.

Masykur mengakui dampak pandemi Covid-19 membuat minimnya kunjungan wisatawan, namun demikan upaya peningkatan sumber daya manusia wajib dipersipkan dari sekarang.

“Jangan nanti kalau sudah pada waktunya baru  akan dipersiapkan, kita menjadi terlambat, jadi program ini mengacu pada anggaran yang diberikan oleh kementerian kepada kita, artinya kegiatan ini tergantung anggaran,” terangnya.

Masykur memastikan kegiatan yang mereka selenggarakan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi pariwisata.

“Alhamdulillah masyarakat mensuport dan hari ini  anggaran yang kita punya kita serahkan kepada masyarakat bukan pada satu orang tertentu, sehingga dampak ekonomis terhadap pertumbuhan ekonomi di desa bisa langsung dapat dirasakan oleh masyarakat bersangkutan,” pungkasnya.

Sebagai Kadisparbud Anambas, Masykur berharap para peserta pelatihan bisa menyerap ilmu yang telah diberikan oleh setiap narasumber dan mampu menguasai materi yang diberikan.

“Karena ini berdampak pada diri mereka masing-masing untuk kesiapan mereka dalam upaya menjadikan desanya dan Anambas sebagai daerah tujuan pariwisata, dengan harapan desa-desa pariwisata bisa mempersiapkan diri untuk kunjungan orang ke desa mereka,” imbuhnya. (KP).



Laporan : Azmi Aneka Putra