Buka Festival Budaya Desa Sepempang, Bupati Paparkan Cara Membangun Wisata Natuna

oleh -255 views
Bupati Natuna, Wan Siswandi (tengah) memperlihatkan salah satu peralatan Ngejik yang diperlombakan dalam Festival Budaya Desa Sepempang

NATUNA – Inisiatif dan ekonomi kreatif sangat dibutuhkan dalam kontek pengembangan wisata. Saya sangat yakin wisata Natuna kedepan akan lebih berkembang lagi. Karena memang sudah banyak yang datang ke kantor, ke rumah, bahkan ketemu saya dimana-mana mau berinvestasi terkait dengan wisata.

Cuma saya bilang, kalau mau bangun wisata kita dukung. Tapi kita lebih cendrung ke resort, karena resort tidak menggangu alam, tetapi menyatu dengan alam, dan kita juga sudah punya daya tarik tersendiri tanpa harus membuatnya.

“Alami sudah bagus,” ungkap Bupati Kabupaten Natuna, Wan Siswandi saat membuka kegiatan Festival Budaya Desa yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud-Ristek RI) melalui program Pemajuan Kebudayaan Desa tahun 2021, Sabtu, 13 November 2021 di Desa Sepempang.

Bupati Natuna, Wan Siswandi saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Festival Budaya Desa Sepempang.

Kata Wan Siswandi, pengembangan tersebut akan lebih bagus lagi jika dibuktikan dengan adanya geopark.

“Indonesia mengakui karena kita sedang menjadi geopark. Tapi dalam beberapa tahun kedepan saya bilang kemarin sama pariwisata, mohon digiring dan didorong secara bersama-sama dengan menteri luar negeri, kementerian terkait demikian juga Mendagri, untuk menjadi Geopark UNESCO, supaya kita ini diakui dunia,” ujarnya.

Menurutnya, keinginan tersebut sedang dalam proses, jika nanti terwujud Desa Sepempang juga diyakininya bisa menjadi salah satu pusat kawasan.

“Karena yang menjadi destinasi geopark itu adalah batu, di tarik kombinasinya dengan budaya. Makanya kami dari pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kegiatan ini dan terus hendaknya berkarya untuk pembangunan khususnya di bidang pariwisata,” sebut Wan Siswandi.



Sebagai Bupati Natuna, Wan Siswandi memastikan pengembangan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua instansi dimintanya untuk saling mendukung.

“Bicara wisata tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kita tetapkan daerah wisata, kemudian dia punya destinasi seperti kegiatan hari ini, yang lainnya harus ikut mendukung. Jalannya tidak bisa Dinas Pariwisata yang buat, tentu harus Dinas PU. Jaringan telekomunikasi juga tidak bisa Dinas Pariwisata, disitu harus ada peran Dinas Kominfo,” tegasnya.

Bupati Natuna, Wan Siswandi (tengah) memperlihatkan salah satu peralatan Ngejik yang diperlombakan dalam Festival Budaya Desa Sepempang.

Kemudian lanjut Wan Siswandi, terkait masaalah kebersihan juga tidak mesti harus Dinas Pariwisata, tentunya harus ada peran Dinas Lingkungan Hidup.

“Bicara untuk ke Natuna dan tempat wisata, tentunya harus ada peran Dinas Perhubungan. Bandaranya, transfortasinya seperti apa?. Jadi dia harus saling sinergitas untuk mencapai tujuan yang sedang kita agendakan,” terangnya.

Lebih jauh Wan Siswandi mengatakan yang dikerjakan saat ini sebetulnya sedang melaksanakan perintah Presiden RI Joko Widodo beberapa tahun lalu. Karena Natuna sudah ditetapkan sebagai daerah pertahanan termasuk pariwisata.

“TNI-Polri itu agenda Pak Presiden, kemudian perikanan itu juga agenda Pak Presiden. Wisata juga agenda Pak Presiden. Kemudian Migas itu juga agenda Pak Presiden, termasuk lingkungan hidup, karena kita tidak mau membangun Natuna mengabaikan lingkungan hidup. Nanti suatu saat akan menjadi masalah buat kita semuanya. Oleh sebab itu, Pak Presiden menyadarinya maka yang terakhir dibuat lingkungan hidup,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Wan Siswandi mengapresisia kegiatan yang dilakukan oleh Desa Sepempang. Katanya kegiatan yang diadakan sudah sangat sejalan dengan keinginan pemerintah pusat.

“Bukti menunya ada di kementerian pendidikan atau kementerian wisata. Sehingga kita juga ngusulkan kegiatan-kegiatan daerah tidak terlepas dari yang sudah dibuat menunya oleh pemerintah pusat. Saya mendukung penuh apa yang sudah dilakukan oleh  Desa Sepempang secara umum dan penggiat wisata, siapa pun itu,” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan