UPT PPD Natuna Buka Keterisoliran Layanan Pajak Kenderaan Bermotor

oleh -397 views

NATUNA (KP) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Natuna, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepulauan Riau, membuka keterisoliran pelayanan pajak di wilayah Kecamatan Serasan, Midai dan Subi.

Hal tersebut sebagai tindaklanjut dari hasil koordinasi dan dukungan fasilitasi yang dijalin bersama Pemerintah Kabupaten Natuna, untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat agar membayar pajak kendaraan bermotor disetiap kecamatan.

“Jadi kami sampaikan pada masyarakat pentingnya kendaraan yang berdokumen lengkap itu memiliki nilai jual yang kompetitif dipasaran purna jual, serta mendapat pertanggungan Asuransi Jasa Raharja jika mengalami sesuatu kejadian tidak diinginkan seperti, kecelakaan di jalan,” sebut Kepala UPT PPD Natuna, melalui Kasubag TU, Faizal kepada koranperbatasan.com via WhatsApp, Minggu 13 Juni 2021.

Selaku PPTK, Faizal menjelaskan kegiatan tersebut diadakan dalam rangka menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang pentingya membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dipungut dan dikembalikan lagi kepada pemerintah kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Katanya, kegiatan yang dilakukan berupa pendataan kendaraan bermotor secara langsung yang beroperasi oleh masyarakat. Kegiatan diakuinya mendapatkan respon baik dari masyarakat.

“Mendapat respon positif dari masyarakat dengan adanya pelayanan seperti ini, mungkin masyarakat kedepannya bisa jadi lebih mudah untuk membayar,” pungkasnya.



Menurut Faizal, masyarakat yang berada di tiga kecamatan tempat kegiatan berlangsung termasuk kategori patuh dan sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor.

“Umumnya masyarakat disini patuh dan mampu membayar, apa lagi jika kegiatan ini berlangsung secara berkesinambungan,” terangnya.

Faizal berharap adanya dukungan dan kerjasama yang baik dalam upaya peningkatan penerimaan pendapatan daerah.

“Menjadi harapan kita bersama dalam meningkatkan penerimaan pendapatan dari target yang ditetapkan yang berimplikasi bagi pembangunan dimasa akan datang,” tutupnya. (KP).


Laporan : Sandi