Ilyas-Candra Diminta Perjuangkan Kerdau dan Pulau Panjang Jadi Kecamatan

oleh -297 views
Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri dan Hadi Candra, S.Sos, anggota Komisi III DPRD Kepri saat berada di pelabuhan persiapan kembali dari kegiatan reses

NATUNA – Menjadikan Desa Kerdau dan Desa Pulau Panjang kecamatan baru di Kabupaten Natuna adalah aspirasi paling menonjol disuarakan oleh masyarakat setempat kepada Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si selaku Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri dan Hadi Candra, S.Sos, anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri saat melakukan reses.

Menurut H. Ilyas Sabli, masyarakat Desa Kerdau dan Pulau Panjang, memiliki keinginan tinggi untuk dapat memekarkan daerahnya menjadi kecamatan baru. Terkait keinginan itu, masyarakat di dua desa tersebut juga sempat mengungkapkan janji politik Bupati Natuna sebelumnya.

“Ada beberapa daerah khususnya Desa Pulau Panjang dan Kerdau, permintaannya dijadikan kecamatan. Sesuai dengan janji bupati dulu, dan mereka memang sudah mempersiapkan proposal dan panitia pembentukannya, bahkan sudah ke DPRD, hanya saja belum terealisasi,” sebut Ilyas mejawab koranperbatasan.com dikediamannya, Selasa, 14 September 2021.

Dalam kegiatan reses masa sidang kedua tahun 2021 di Dapil Kepri 7 yang berlangsung sejak Sabtu, 4 September 2021 di Kabupaten Natuna tersebut, Ilyas Sabli menyoroti dua hal penting yang menjadi pertimbangan untuk dapat memperjuangkan aspirasai masyarakat Desa Kerdau dan Pulau Panjang.

Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri dan Hadi Candra, S.Sos, anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri saat melakukan kegiatan Reses Masa Sidang Kedua Tahun 2021 di Dapil Kepri 7.

Pertama katanya, pertimbangan politis dan kedua pertimbangan administratif. Secara administratif kata Ilyas, memang belum memenuhi, tetapi secara strategis politis dua desa itu, sudah sangat memungkinkan untuk dapat menjadi kecamatan baru, karena rentang kendali menuju kecamatan dan kabupaten sangat jauh.

“Sempat saya tanya jumlah penduduk, di Kerdau hanya 80 KK, dan Pulau Panjang 130 KK. Dua desa ini minta dijadikan kecamatan, karena letaknya dengan kecamatan sangat jauh, keduanya juga terluar dan terpencil. Kreteria ini masuk, kalau memang pemerintah pusat menyetujuinya. Sebab final pemekaran bukan di provinsi, harus kementerian dalam negeri,” ungkapnya.

Ilyas menyebut akan menyampaikan usulan masyarakat Desa Kerdau dan Pulau Panjang yang telah diterimanya bersama Hadi Candra kepada Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk diperjuangkan sampai ke pemerintah pusat.



“Biar pusat memutuskan ini, memang dari segi administrasi tidak penuh, hanya sekitar 200 KK. Katakanlah 1 KK kita pertimbangkan minimal 3 orang, (ayah, ibu dan anak) jika dikalikan 2 baru sekitar 600. Tetapi Seluan bisa, satu pulau dua desa, kenapa Kerdau dan Pulau Panjang tidak? ini terpisah dan berjauhan, bukan satu pulau,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Johan