Reses Ilyas-Candra “Bawa Pulang” Keluhan Jaringan Internet dan Listrik

oleh -139 views
Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri dan Hadi Candra, S.Sos, anggota Komisi III DPRD Kepri saat melakukan kegiatan reses

NATUNA – Beberapa daerah dalam satu kecamatan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau diketahui masih ada yang belum dapat menikmati kemajuan teknologi. Salah satunya keberadaan jaringan internet, yang saat ini sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak sekolah untuk keperluan belajar secara daring.

Keterbatasan dan belum tersedianya jaringan internet, bahkan jaringan listrik tersebut disampaikan oleh masyarakat bagian Selatan Kabupaten Natuna (Serasan, Serasan Timur, Subi, Midai, dan Suak Midai) kepada Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si selaku Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri dan Hadi Candra, S.Sos, anggota Komisi III DPRD Kepri.

Dua putra daerah terbaik dari Partai NasDem dan Golkar yang dipercaya mewakili masyarakat perbatasan Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas itu, menerima keluhan masyarakat saat melakukan kegiatan Reses Masa Sidang Kedua Tahun 2021 di Dapil Kepri 7 yang berlangsung sejak Sabtu, 4 September 2021 di Kabupaten Natuna.

“Ada daerah-daerah yang blank lampu, maksudnya dalam satu kecamatan masih ada yang tidak punya jaringan listrik dan jaringan telepon. Mereka minta ini, karena sekarang anak-anak sekolah sistem online. Jadi mereka sangat berharap pemerintah provinsi segera merealisasikan ini,” ungkap Ilyas, menjawab koranperbatasan.com dikediamannya, Selasa, 14 September 2021.

Suasana saat berlangsungnya kegiatan Reses Masa Sidang Kedua Tahun 2021 DPRD Provinsi Kepri di Dapil Kepri 7 yang berlangsung sejak Sabtu, 4 September 2021 di Kabupaten Natuna.

Dari penyerapan aspirasi itu, Ilyas menyebut masih ada beberapa kecamatan yang jaringan listrik dan internetnya belum terealisasikan secara merata. Namun demikian bukan berarti semua daerah dalam satu kecamatan yang mereka kunjungi tidak memiliki jaringan sama sekali.

“Ada juga yang sudah punya, kalau di Serasan itu, Serasan induk masih ada yang blank, tidak ada jaringan,” ujarnya.

Permintaan yang bersifat segera itu, kata Ilyas, akan disampaikannya kepada Pimpinan DPRD Kepri untuk di bahas bersama dengan Gubernur Provinsi Kepri agar bisa terealisasikan.



“Tidak mungkin kalau hanya dewan saja bisa meneyelesaikan dan menjawab secara tuntas. Artinya kita tidak bisa merealisasikan ini sendiri. Kita hanya penyambung lidah dan perpanjangan tangan masyarakat. Jadi yang tidak mampu kita tangani, akan kita bawa dalam forum rapat di provinsi. Atau menyampaikannya langsung melalui audiensi dengan gubernur,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Johan