Dukung SMSI Natuna, Marzuki Siap Diminta Menjadi Salah Seorang Penasehat

oleh -267 views
Pengurus SMSI Natuna poto bersama Anggota DPRD Natuna, Marzuki usai mengadakan pertemuan

NATUNA (KP) – Kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), harus turut memberikan sumbangsih bagi kemajuan pembangunan daerah.

Demikian disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki, SH. Menurut dia, kemajuan suatu daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, namun juga harus ada peran serta dari semua lini.

“Keberadaan SMSI yang menaungi sejumlah perusahaan media di Natuna harus mampu menyerap tenaga kerja tempatan,” ujar Marzuki saat ditemui oleh sejumlah Pengurus SMSI Natuna, diruang Fraksi Gerindra Kantor DPRD Natuna, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa 30 Maret 2021 siang.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna III itu menuturkan, saat ini banyak media massa baik cetak, online maupun elektronik yang kantor pusatnya berada di luar daerah. Padahal, di daerah yang terletak di tengah negara Asean itu memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) notabennya mampu mendirikan perusahaan media yang profesional.

Kata Marzuki, dengan adanya perusahaan pers lokal diyakini akan mampu menekan angka pengangguran di daerah berjuluk Mutiara Diujung Utara Indonesia tersebut.

“Kalau perusahaannya disini (Natuna-red) otomatis nanti bisa memberdayakan masyarakat sini untuk bekerja di perusahaan media tersebut. Artinya ini bisa membantu pemerintah daerah mengurangi angka pengangguran,” ucap mantan wartawan, yang kini menjadi sang legislator tersebut.



Oleh sebab itu, anggota legislatif yang berasal dari Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat itu, mengaku sangat mendukung berdirinya SMSI di daerah ujung utara NKRI tersebut. Ia pun mengaku siap jika diminta untuk menjadi salah seorang penasehat di organisasi SMSI Natuna.

“Sebuah kehormatan bagi saya diberi kesempatan untuk menjadi penasehat di SMSI, insyaallah saya siap dan bersedia,” pungkas Marzuki.

Sementara itu Ketua SMSI Natuna, Rianto Halomoan Saut Sianipar, menjelaskan, SMSI sudah terbentuk di 34 provinsi di Indonesia. Ia mengklaim ribuan perusahaan media siber sudah tergabung di organisasi berjenjang yang dipimpin oleh Firdaus, sebagai Ketua Umumnya. Bahkan keberadaan SMSI sudah diakui oleh Dewan Pers.

“Untuk di Provinsi Kepri, sudah ratusan perusahaan media yang tergabung. Sementara di Natuna sendiri ada sebanyak 10 perusahaan, 8 diantaranya sudah terverifikasi administrasi oleh Dewan Pers, yang 2 masih dalam proses,” jelas Rian Sianipar.

Rian Sianipar bersama seluruh pengurus dan anggota SMSI Natuna berkomitmen untuk ikut mengisi geliat pembangunan di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah.

Dengan adanya SMSI, kedepan setiap perusahaan media lokal dapat merekrut tenaga kerja yang tentunya melahirkan insan pers profesional memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Jika perusahaan media berpusat disini, otomatis perputaran uang juga akan beredar disini. Contoh, setiap perusahaan pers tentu membutuhkan kertas, ATK dan tenaga kerja, yang tentunya semua itu akan dibelanjakan disini,” tutur pemilik media harianmetropolitan.co.id tersebut.

“Bahkan kalau media tersebut sudah memiliki biro dari luar daerah, artinya uang dari daerah luar bisa mengalir kesini, bukan uang dari sini malah mengalir keluar,” imbuhnya.

Kedepan, sambung Rian Sianipar, SMSI bertekad akan membantu Pemerintah Daerah dalam mempromosikan setiap potensi yang ada di Kabupaten Natuna. Misalnya dari sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, budaya dan sektor unggulan lainnya.

“Tentu harapannya akan ada investor masuk kesini, yang dampaknya tentu bermuara pada kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tutup salah seorang wartawan senior tersebut. (KP).


Kontributor : Grup WhatsApp SMSI Natuna