Pencari Madu Hilang Ditemukan Meninggal, Junadi: Terima Kasih Tim Sar Gabungan

oleh -737 views
Junaidi, Anggota Komisi III DPRD Natuna dan potret sistuasi pencarian warga yang hilang di hutan Desa Sepempang.

NATUNA – Mewakili masyarakat Desa Sepempang, anggota DPRD Kabupaten Natuna, Junaidi sampaikan ucapan terima kasih kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna bersama Tim SAR Gabungan TNI-Polri yang telah bersusah payah hingga berhasil menemukan warganya yang tersesat di hutan sejak Selasa, 06 Juli 2021.

“Kami atas nama warga Desa Sepempang mengucapkan terima kasih atas peran serta Tim SAR dalam mencari warga kami dari tadi malam sampai pagi ini yang hilang,” sebut Junaidi melalui pesan WhatsApp yang dikirimnya ke Redaksi koranperbatasan.com, Rabu, 07 Juli 2021.

Kepada Redaksi koranperbatasan.com Politisi Partai Hanura yang mengaku sempat ikut terlibat mencari bersama Tim SAR Gubungan menyusuri hutan, mengaku turut berduka karena warga yang dicari ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Junadi, Anggota Komisi III DPRD yang berdomisili di Desa Sepempang tersebut, musibah yang terjadi suatu pengalaman dan pelajaran buat kita semua khsusnya bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pencari madu ataupun yang bekerja lainnya di hutan, agar selalu mempersiapkan diri.

“Sebaiknya mempersiapkan alat-alat keselamatan seperti tali dan lainnya, jangan pergi sendiri (minimal berdua-red), membawa alat komunikasi seperti hp/radio, membawa senter (meskipun niat hanya balek sore-red) dan membawa makanan ringan seperti snack/roti,” terangnya.

Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi korban pencari madu yang ditemukan sudah dalam kedaan meninggal dunia untuk diserahkan kepada keluarganya, Rabu 07 Juli 2021.

Sebagaimana diketahui, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna bersama Tim SAR Gabungan Rabu 07 Juli 2021 Pukul 06.45 Wib kembali melanjutkan pencarian terhadap korban yang tersesat saat mencari madu di hutan Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Setelah melakukan upaya pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, masyarakat dan unsur lainnya akhirnya berhasil menemukan Jawazan (43) dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang diketahui menjabat sebagai Ketua RT 002 Pandang Buluk Desa Sepempang itu, diduga terjatuh dari atas pohon saat mengambil madu dengan ketinggian diperkirakan 25 meter, hingga menyebabkan adanya luka benturan bagian kepala.



Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel, S.Sos, MM mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan korban itu terjatuh dari pohon yang ada madunya dan diperkirakan ketinggian jatuh 25 meter, kepalanya terdapat remuk akibat terbentur saat jatuh dan saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga.

Sejalan dengan itu, Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR tersebut.

“Sehubungan dengan telah diketemukannya korban maka operasi SAR terhadap Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) 1 orang tersesat saat mencari madu di hutan Desa Sepempang dinyatakan selesai dan ditutup,” tegasnya. (KP).


Laporan : Johan