Disnakertrans Banyak Cetak Generasi Berkompeten, Sayang Lapangan Kerja di Natuna Minim

oleh -176 views
Kadisnakertrans Kabupaten Natuna, Provinsi Kepualauan Riau, H. Hussyaini, S.IP

NATUNA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepualauan Riau, H. Hussyaini, S.IP memastikan melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna, pihaknya sudah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten.

“Kita hanya menyiapkan SDM saja, untuk menyediakan lapangan kerja memang tidak ada,” sebutnya menjawab koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Kamis, 04 November 2021.

Hussyaini menjelaskan, pada umumya peserta yang sudah megikuti PBK dengan berbagai kejuruan, memiliki peluang melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Hal tersebut dikarenakan, peserta yang lulus dalam uji kompetensi PBK telah mengantongi sertifikat.

“Untuk mencari peluang pekerjaan itu masing-masing, baik di Natuna maupun di luar Natuna dengan keahlian yang mereka miliki. Namun kita tetap monitor dalam artian mencari informasi jika ada pekerjaan silahkan melamar, memerlukan sertifikat ini,” terangnya.

Menurut Hussyaini, meskipun pemerintah daerah belum menyediakan lapangan pekerjaan. Tiga puluh persen dari SDM yang kompeten itu telah menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri. Baik itu menjahit, otomotif, las, dan sebagainya.

“Contoh bengkel las di Bandarsyah. Salah satu keberhasilan ikut pelatihan dan lulus ujian kompetensi,” pungkasnya.

Lanjut Hussyaini, begitu juga dengan beberapa peserta yang dikirim dan sudah mengikuti pelatihan Tata Boga di Medan, berhasil menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.



“Mereka sudah buka usaha makananan berupa kue kering, ulang tahun, dan lain-lain,” cetusnya.

Hussayaini memastikan, meskipun di Natuna belum memiliki industri besar, pihaknya terus berupaya menyiapkan SDM  berdasarkan kebutuhan perusahan.

“Seperti migas, dikirimkan ke Cepu dan sudah selesai pelatihan 20 orang. Jika ada peluang penerima tenaga kerja, mereka sudah siap dengan keahlian masing-masing,” ungkapnya.

Ia berharap, kepada pemerintah daerah agar dapat membuka lapangan pekerjaan dengan menghadirkan industri-industri sesuai keahlian SDM kompeten yang telah disiapkan.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan bupati sekarang, kita mengharapkan investor masuk membuka industri, menampung tenaga kerja lokal atas ilmu dan keahlian yang di dapat dalam pelatihan,” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan