Firdaus Sebut Program Diluncurkan Kemendikbud Ristek Ibarat Membuka Sebuah Jalan

oleh -185 views
Daya Desa Sepempang, Firdaus (baju kurung) diantara para peserta lomba Ngejik pada Festival Budaya Desa di Desa Sepempang

NATUNA – Saat ini Pemerintah Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, sedang mengadakan Festival Budaya Desa terhitung sejak Sabtu, 13 November sampai dengan Senin, 15 November 2021.

Kegiatan tersebut terselenggarakan berkat adanya program Pemajuan Kebudayaan Desa tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Republik Indonesia (RI).

Selaku Daya Desa Sepempang, Firdaus memastikan pemerintah desa setempat mendukung penuh kegiatan yang sedang diselenggarakan.

“Kemarin sudah koordinasi dengan pihak desa, kedepan jika dari kementerian tidak dianggarkan lagi, Insya Alah desa akan menganggarkan untuk anggaran berikutnya,” ungkap Firdaus menjawab koranperbatasan.com.

Menurut Firdaus, program yang diluncurkan oleh Kemendikbud-Ristek RI ibarat membuka sebuah jalan. Tujuannya agar budaya-budaya yang hampir punah bisa dikembangkan kembali.

“Bagaimana membangkitkan budaya yang sudah terpendam,” tegasnya.

Salah satu peserta lomba Gendang Panjang pada Festival Budaya Desa di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Firdaus menjelaskan, di dalam Festival Budaya Desa itu diiringi berbagai perlombaan. Hari pertama dimulai dengan perlombaan Ngejik dan Gendang Panjang. Hari kedua dilanjutkan lomba Tendin Gasing dan Cerita Budaya.



“Kemudian malam penutupan diadakan lomba memasak, pameran anyaman, serta bazar makanan,” terangnya.

Ia berharap, terselenggaranya kegiatan tersebut bisa memotivasi peserta untuk mengenal, membangkitkan, bahkan melestarikan budaya yang hampir saja punah.

“Kebudayaan-kebudayaan dulu jangan sampai hilang, ini motivasi buat mereka,” imbuhnya.

Kepada dinas tekait, diharapkan terus memberikan dukungan dan bersama-sama memperhatikan budaya lokal yang ada di Kabupaten Natuna.

“Kami penggiat atau pendamping ini semaksimal mungkin berupaya agar budaya Natuna di kenal,” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan