Kepsek SMPN 1 Bungtim : “Kita Ingin Siswa Tetap Punya Kualitas dan Kuantitas”

oleh -587 views
Kepala Sekolah SMPN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sri Saptasiwi Fajarsasi, S.Pd

NATUNA (KP),- Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sri Saptasiwi Fajarsasi, S.Pd menyebutkan pada kondisi pandemi Covid-19 aktivitas belajar mengajar untuk minggu pertama bulan Juli 2020 akan mengutamakan kelas tujuh.

Menurutnya, mengutamakan kelas tujuh karena adaptasi siswa terkait pengenalan tata tertib sekolah dan pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. “Mereka dari SD untuk adaptasi ke SMP,” kata Sri, menjawab koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Selasa, 14 Juli 2020.

Aktivitas belajar mengajar tetap mengikuti protokol kesehatan. Masing-masing lokal tersedia alat cuci tangan dilengkapi dengan sabun, pengukur suhu badan dan tetap menggunakan masker. “Tiap-tiap kelas dalam kondisi pandemi Covid-19 tidak boleh berkerumunan. Satu lokal untuk 16 siswa dan proses pembelajaran dibagi menjadi dua Shift, pertama dimulai dari pukul 07.30 Wib sampai  09.30 Wib, kemudian istirahat 30 menit. Shift kedua dari pukul 10.00 Wib  sampai 11.30 Wib,” jelas Sri.

Sedangkan untuk jadwal pelajaran lanjut Sri, banyak berkurang dibandingkan dengan hari-hari biasa sebelum masa pandemi Covid-19. “Contoh, matematika yang seharusnya lima jam, oleh karena kondisi pandemi Covid-19, kami cuma bisa ambil maksimal tiga jam pelajaran saja,” ujarnya.

Sri memastikan, terhitung Senin depan kelas delapan dan kelas sembilan juga mulai aktif sekolah. Mereka juga tetap menggunakan shift dan perkelasnya 16 siswa. “Tidak ada kegiatan olahraga hanya teori saja,” tegasnya.

Pihak sekolah, menurut Sri akan membentuk tim gugus tugas selama aktivitas belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19. “Jadi ada panitianya. Gugus tugas ada di sekolah. Ketuanya dari petugas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Penanggungjawabnya saya, bekerjasama dengan puskesmas,” pungkasnya.

Lebih jauh Sri menjelaskan, SMPN 1 Bunguran Timur, pada tahun pelajaran 2020, khusus kelas tujuh ada sembilan lokal dengan jumlah siswanya 286. Kemudian kelas delapan memiliki tujuh lokal dan kelas sembilan delapan lokal. “ Jadi total siswa SMPN 1 Bunguran Timur seluruhnya 748,” terangnya.



Sebagai Kepsek SMPN 1 Bunguran Timur, Sri berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. “Saya berharap pembelajaran di SMPN 1 Bunguran Timur kembali normal. Guru-guru dan siswa sehat. Kegiatan upacara dan ekstrakurikuler lancar seperti biasa. Kita ingin siswa SMPN 1 Bunguran Timur tetap punya kualitas dan kuantitas,” tutupnya. (KP).


Laporan  : Riduan/Johan



Memuat...