Bahas Perikanan Kepri, Gubernur Ansar Temui Menteri Kelautan dan Perikanan RI

oleh -177 views
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Senin, 18 Oktober 2021 di Jakarta.

JAKARTA – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Senin, 18 Oktober 2021 kemarin di Jakarta.

Pertemuan Ansar dan Menteri itu guna melakukan komunikasi dan konsolidasi terkait beberapa hal menyangkut program kelautan dan perikanan.

Diantaranya agar masyarakat nelayan di Kepri bisa lebih maju dan berkembang, sehingga bisa menopang kesejahteraan para nelayan yang ada.

Dalam kesempatan ini, Gubernur memaparkan segala potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kepri. Dari ujung selatan hingga ujung utara Kepri.

Khusus di Natuna, seperti yang telah disampaikan sebelumnya oleh Gubernur kepada Menteri KKP, Natuna telah dirancang untuk menjadi central perikanan nasional di wilayah Barat.

Hal ini didukung dengan kondisi geografis daerah Natuna yang berada di laut lepas dengan kualitas serta kuantitas ikan yang melimpah.

“Potensi laut Natuna sangat luar biasa. Selain kuantitas ikannya banyak, kualitasnya juga bernilai ekspor.



Ditambah lagi memang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Dan tidak hanya untuk Natuna, tapi perikanan juga menjadi komoditi unggulan ke depan bagi Kepri,” kata Ansar.

Dalam pertemuan itu, Menteri KKP RI menjelaskan jika Pemerintah pusat akan mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan di daerah, termasuk di Kepri melalui program-program unggulannya.

“Pemerintah pusat akan menjamin kesejahteraan dan kesehatan masyarakat nelayan melalui jaminan asurasi nelayan,” terang Gubernur.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepri yakni terkait pemberdayaan masyarakat nelayan dan pengembangan budidaya ikan oleh nelayan di Kepri.

Didalamnya ada pembinaan dan penyertaan modal bagi nelayan. Dengan demikian kesejahteraan nelayan bisa terjamin dan kelestarian ikan juga bisa terjaga.

“Untuk mewujudkan program ini, kita membutuhkan dukungan Pemerintah pusat. Dan kita minta agar program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan budidaya ini dapat diprioritaskan di Kepri,” tutup Ansar. (KP).


Laporan : Denny Jebat