KPU Kepri Usulkan Kenaikan Anggaran Pilkada Secara Keseluruhan Rp 96 Milyar

oleh -208 views
KPU-Kepri-saat-melakukan-sosialisasi-tahapan-Pemilihan-Umum-Kepala-Daerah-serentak-2020-bersama-awak-media-di-Hotel-CK

KEPRI (KP),- Partisipasi pemilih terendah, sekaligus terbanyak di Kepri menjadi sebab Komisi Pemilhan Umum (KPU) Provinsi Kepri akan melaunching Pilkada serentak pada tanggal 8 November 2919 mendatang.

Hal ini disampaikan KPU ketika melakukan sosialisasi tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2020, dalam bentuk ngobrol santai bersama awak media di Hotel CK, Jum’at, 1 November 2019.

“54 persen pemilih kita ada di Batam. Tingkat partisipasi pemilihnya memang memprihatinkan. Berdasarkan pengalaman Pilkada sebelumnya nomor dua terendah secara nasional. Mudah-mudahan dengan digelarnya launching ini bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih di Batam,” terang Prio Handoko, Divisi Program KPU Kepri.

Kata Prio Handoko, KPU juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri terkait kenaikan honor untuk Badan Adhoc secara keseluruhan. “Usulan kenaikan honor untuk Badan Adhoc akan berimplikasi kenaikan anggaran Pilkada secara keseluruhan, yang sebelumnya 76,5 milyar. Terbaru kami mengusulkan menjadi 96 milyar,” ujarnya.

KPU lanjut Priyo Handoko, juga telah membuat simulasi perhitungan kenaikan Pilkada Kepri. Nantinya komponen honor Badan Adhoc dari tingkat kecamatan sampai tingkat TPS akan mengalami kenaikan, jika usulan disetujui. (KP).




Pewarta : Effendi Abidin



Memuat...