Dinkes Himbau Sinergitas Semua Pihak Dalam Penanganan Gizi Buruk dan Stunting

oleh -287 views
Hikmat Aliansyah SKM, Kepala Dinas Kesehatan Natuna

NATUNA (KP) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Hikmat Aliansyah SKM, menyatakan penanganan gizi buruk dan kekerdilan atau gagal tumbuh pada anak tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi membutuhkan sinergitas semua pihak.

Menurut Hikmat, dalam percepatan penurunan serta pencegahan gizi buruk dan stunting (kekerdilan-red) diperlukan koordinasi, sinergisitas dan sinkronisasi dari pihak terkait agar pelaksanaannya dapat optimal sehingga menghasilkan yang diharapkan.

Kata Hikmat upaya pencegahan dapat dilakukan dengan memastikan kesehatan yang baik dan gizi yang cukup pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan 40 persen kontribusi berasal dari faktor lingkungan berupa sanitasi lingkungan yang baik serta tersedia air bersih.

“30 persen dari faktor perilaku pola asuh, pola makan dan pola hidup, kemudian 20 persen faktor pelayanan kesehatan dan 10 persen faktor genetik,” katanya menjawab koranperbatasan.com, Selasa, 30 Maret 2021.

Hikmat menuturkan, upaya penurunan angka gizi buruk dan kekerdilan dilakukan melalui dua intervensi, yakni gizi spesifik dan gizi sensitif.

“Jika kedua intervensi dilakukan secara terintegrasi akan sangat efektif karena dapat lebih memperkuat efektivitas penurunan stunting mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi,” terangnya. (KP).


Laporan: Boy Iqbal