Terus Bermain, Warga Ni’amah Tak Peduli Lapangan Rusak

oleh -339 views
Warga RT 001 RW 010 Ni'amah, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat saat bermain bola voli di lapangan rusak

NATUNA – Bola voli merupakan salah satu jenis olahraga bola besar, menggunakan tangan dengan cara di pukul. Bola dilambungkan melewati bagian atas jaring atau net, dengan maksud dapat menjatuhkan bola di dalam kandang lawan untuk mencari kemenangan dalam bermain.

Olahraga yang satu ini disukai oleh banyak orang, baik di kota-kota maupun di pelosok daerah setingkat RT/RW, karena diketahui bisa membantu membakar kalori dan lemak serta meningkatkan kekuatan tubuh.

Faktanya, masa pandemi Covid-19 tak mampu membinasakan minat kaum perempuan yang berada di RT 001 RW 010 Ni’amah, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, untuk berolahraga bola voli.

Riduwan, warga setempat mengatakan olahraga positif yang dapat meningkatkan koordinasi mata dan tangan tersebut sudah menjadi kebiasaan sehari-hari kaum perempuan di daerahnya.

“Mulai dari remaja, ibu-ibu, bahkan terkadang bapak-bapak pun ikut bermain,” katanya menjawab koranperbatasan.com, Sabtu, 11 September 2021.

Sayangnya, lapangan bola voli yang mereka miliki kurang maksimal, karena beberapa ruas terlihat sudah mulai rusak, bahkan ketika hujan air bergenangan, membuat lapangan tersebut menjadi licin dan tentunya membahayakan.

Menurut Riduwan meski warga sering mengalami cidera ketika bermaian bola voli, namun mereka tetap saja terus melakukan olahraga tersebut.



“Sering ibu-ibu keseleo terpeleset karena licin, dan memang kalau kita lihat lapangannya sudah mulai rusak,” pungkasnya.

Melihat tingginya minat pecinta olahraga jenis bola voli di daerahnya, Riduwan berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat untuk dapat memperbaiki lapangan tersebut.

“Jika bisa, sekalian di pasang lampu dan jaring keliling, agar dapat berbagi waktu, dimana perempuan siang hari dan laki-laki malam hari,” harapnya. (KP).


Laporan : Johan