Pemkab Natuna Sambut Baik Kehadiran Duta Besar AS Untuk Indonesia

oleh -547 views
Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr-Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-dan-Mentri-Kelautan-dan-Perikanan-Susi-Pudjiastuti

NATUNA, (KP),- Keduataan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Mr. Joseph R Donovan Jr dan istri tercinta Mrs. Mei Chou bersama rombongan tiba di Bandara Sipil Lanud RSA Rabu (7/11/2018) sekitar pukul 10.10 Wib menggunakan pasawat Wings. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si dan Ketua DPRD Natuna Yusripandi bersama sejumlah Pimpinan OPD dan FKPD.

Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-menyambut-kedatangan-Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr

Turun dari pesawat rombongan Kedubes AS, sempat berbincang dengan Bupati Natuna bersama sejumlah pejabat di Vip Room Bandara Sipil Lanud RSA. Joseph terlihat sangat terkesan begitu menginjakkan kaki di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah. Menurutnya, alam daerah perbatasan ujung utara NKRI sangat indah, pembangunan juga tampak bagus. “Saya suka di Natuna, disini indah,”ujar Joseph.

Sementara itu, Ketua DPRD Natuna, Yusripandi kepada sejumlah awak media, usai menyambut rombongan Kedubes AS, sangat antusias. Yusripandi berpendapat, ini merupakan peluang emas bagi Natuna untuk lebih dikenal oleh dunia internasional. “Saya berharap dengan kahadiran Kedubes AS ini, bisa membuka mata dunia. Peluang investasi kita sangat besar dengan kehadiran Kedubes ini,”papar Yusripandi.

Suasana-saat-berbincang-bincang-di-Vip-Room-Bandara-Sipil-Lanud-RSA

Kata Yusripandi, seperti diketahui bahwa Amerika Serikat merupakan negara besar dan adidaya. “Kita tahu, Amerika Negara besar di dunia, jelas kehidaran Dubes ini, membawa angin segar buat kita untuk lebih maju,” terangnya. Disisi investasi, Yusripandi berpendapat Natuna lebih tepat berinvestasi bidang perikanan. Potensi perikanan sangat besar dan melimpah di Natuna, tentu butuh banyak pihak dalam menggarap secara maksimal. “Kita siap dukung, jika pemerintah perlu regulasi untuk percepatan izin berinvestasi dan sebagainya,”sebut Yusripandi.

Adapun kunjungan resmi Duta Besar AS di Kabupaten Natuna merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuannya dengan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal beberapa waktu lalu di Kantor Duta Besar dan Konsulat AS, di Jakarta, dimana dalam pertemuan tersebut Bupati Natuna memaparkan beberapa potensi unggulan yang dirasa strategis untuk dikembangkan.

Ketua-DPRD-Mentri-Kelautan-dan-Perikanan-Susi-Pudjiastuti-Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-dan-Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr

Dari hasil pertemuan tersebut, Duta Besar AS berencana untuk meninjau secara langsung potensi yang disampaikan ketika itu, sebagai bahan pertimbangan terhadap rencana kerjasama untuk mengundang investor bagi menanamkan modal untuk pengembangan potensi daerah, seperti potensi perkebunan, perikanan dan pariwisata.

Pada malam ramah tamah antara Pemerintah Kabupaten Natuna, bersama Joseph R Donovan Jr Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia beserta rombongan dan Mentri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti berlangsung hangat di Gedung Sri Srindit Ranai, Rabu malam 7 November 2018.



Ketua-DPRD-Natuna-Yusripandi-Mentri-Kelautan-dan-Perikanan-Susi-Pudjiastuti-dan-Kedubes-AS-Joseph-R-Donovan

Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna, Hamid Rizal mengucapkan selamat datangan kepada Duta Besar Amerika Serikat dan Kementerian Kelautan dan Perikanan beserta rombongan yang sudah mau berkunjung ke Natuna yang merupakan salah satu wilayah berbatasan dari negara Indonesia. “Hal ini menunjukkan begitu besarnya perhatian, baik dari kementerian maupun kedutaan dan konsulat Amerika untuk Indonesia, untuk meninjau, serta nantinya mementingkan perhatian bagi mendukung terciptanya percepatan pembangunan di wilayah kabupaten Natuna,”ujar Hamid.

Bupati Hamid menyampaikan, bahwa kunjungan dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia di Kabupaten Natuna merupakan hasil kunjungan dan pertemuan kami beberapa Minggu lalu di Jakarta. “Alhamdulillah saya atas nama kepala daerah kabupaten Natuna, telah berhasil bertemu secara langsung untuk menawarkan kerjasama, menarik minat untuk berkunjung langsung ke daerah ini, untuk membuktikan kebenaran atas segala potensi yang ada yang pernah kami paparkan terdahulu,”ucapnya.

Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-menyampaikan-sambutan

Hamid berharap dengan kehadiran rombongan Kedubes AS di kabupaten Natuna beserta Kementerian Kelautan dan Perikanan, kiranya dapat meningkatkan upaya investasi pada sektor setategis baik di bidang kelautan dan pariwisata maupun dibidang lainnya yang kami miliki dapat terealisasi dengan baik,”harapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, sambung Hamid sangat memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada ibuk Susi Pudjiastuti Mentri kelautan dan Perikanan yang dalam perogram kerjanya telah mendukung realisasi nawacita Presiden Republik Indonesia. “Kami sangat bangga dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan ibuk Susi pudjiastuti yang telah begitu besar perhatian yang tidak bosan-bosan berkunjung di Natuna itu suatu Rahmad bagi kami buk, jadi ada satu Mentri yang sangat konsen dengan pembangunan Natuna ini,”paparnya.

Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr-dan-Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-serah-terima-cendera-mata

Tamah Hamid lagi, sehingga berbagai kemajuan serta pembangunan dapat kami rasakan saat ini, diantaranya yaitu peningkatan pengamanan pengawasan laut yang bersenergi dengan kekuatan militer republik Indonesia, peluang pasar dan pemberdayaan masyarakat bagi pengelola potensi perikanan dan sebagainya. “Alhamdulillah ibuk pendapatan nelayan kita sudah lebih besar, sudah lebih besar dari gaji bupati, saya merasa bangga karena nelayan lebih sejahtera hidupnya,”paparnya.

Lanjut Hamid, Pembangunan fasilitas pendukung di sektor kelautan dan perikanan untuk menjadi sektor unggulan sebagai model untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. “Semoga seluruh perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah pusat khususnya kementerian kelautan dan perikanan di kabupaten Natuna ini sebagai bentuk realisasi nawacita Presiden Republik Indonesia malaui percepatan pembangunan daerah,”tuturnya.

Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr-menyampaikan-sambutan

Di waktu yang sama Duta Besar Amerika serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr dalam sambutannya mengaku meski baru pertama berkunjung di kabupaten Natuna, ia sangat takjub dengan keindahan alam dan potensi yang di miliki kabupaten Natuna. “Hari ini saya berkesempatan untuk menyelam di bawah laut Natuna saya dapat saksikan langsung bahwa Natuna memiliki sumberdaya alam yang berharga yang dapat mendukung di sektor pariwisata, dan juga perdagangan dan investasi, saya juga berharap ingin belajar lebih banyak untuk mengetahui potensi, untuk bisnis Amerika Serikat selam saya berada di Natuna,”paparnya.

Tambahnya lagi, untuk menjaga integritas sumber daya alam di Natuna, kelestarian keragaman hayati laut tergantung pada tindakan manusia, untuk meningkatkan tata kelola perikanan dan lingkungan laut semua dengan mengedukasi masyarakat lokal tentang praktek penangkapan ikan yang ramah lingkungan. “Besok saya berencana untuk mengunjungi siswa di SMA 1 Bunguran Timur dan STAI Natuna, untuk membahas kesadaran lingkungan, sampah plastik merupakan masalah dunia dan kita harus mengambil peran aktif dalam melindungi laut kita dari sampah,”ucapnya

Joseph-R-Donovan-Jr-bicara-bahasa-Inggris-dipandu-penerjemah-menyampaikan-kebahagianya-bisa-hadir-di-Natuna

Dan saya lanjut Joseph R Donovan Jr juga akan berbagi informasi mengenai perogram pendidikan dan pembekalan dengan para pelajar di Natuna, kita juga memberikan konsultasi sekolah gratis di Medan dan Banda Aceh, tujun sekolah gratis karena pemuda merupakan aset dunia dan penjaga kemitraan kita di masa yang akan datang, kami berharap akan lebih banyak lagi kandidat dari Natuna.

Dalam kunjungannya Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan juga sempat melakukan kunjungan ke SMA N 1 Bunguran Timur, pada Kamis (08/11/2018) pagi. Dalam kunjungannya ke sekolah yang beralamat di Jalan Pramuka, Ranai, itu, Donovan mensosialisasikan tentang bahaya sampah plastik terhadap lingkungan, terutama laut. Sosialisasi itu dipaparkan Donovan, melaui film dokumenter berjudul “A Plastic Ocean”, yang berdurasi sekitar 30 menit.

Komandan-Pangkalan-Angkatan-Udara-Kolonel-Pnb-Prasetiya-Halim-menerima-kunjungan-Kehormatan-Amerika-Serikat-untuk-Republik-Indonesia-Yang-Mulia-Mr.-Joseph-R.-Donovan-Jr

Dalam film tersebut digambarkan, bahwa sampah plastik dapat merusak dan meracuni rantai makanan makhluk hidup, dari mulai binatang hingga manusia. Contohnya, limbah rumah tangga yang dibuang kelaut. Limbah yang bercampur dengan micro plastik itu, akan meracuni plankton. Secara luas, plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik. Plankton-plankton yang telah terkontaminasi oleh micro plastik ini, nantinya akan dimakan oleh ikan-ikan kecil. Selanjutnya ikan-ikan kecil ini akan dimakan oleh ikan yang lebih besar, begitu terus selanjutnya.

Kemudian, ikan-ikan ini akan ditangkap oleh manusia dan menjadi bahan konsumsi. Artinya, manusia yang mengkonsumsi ikan yang telah teracuni oleh partikel micro plastik tersebut, juga akan mempengaruhi kesehatan manusia itu sendiri. “Sejujurnya, para ilmuwan pun belum tahu apa dampak dari micro plastik ini terhadap tubuh manusia. Namun yang pasti sangat berbahaya,” kata Donovan.

Kedubes-Amerika-Serikat-untuk-Indonesia-Mr.-Joseph-R-Donovan-Jr-Bupati-Natuna-Drs.-H.-Abdul-Hamid-Rizal-M.Si-dan-Mentri-Kelautan-dan-Perikanan-Susi-Pudjiastuti

Dubes AS yang pertama kali menginjakkan kaki di bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu, mengaku Indonesia merupakan negara yang paling beruntung di dunia. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah, terutama lautnya yang sangat luas. “Saya suka menyelam di laut Indonesia, karangnya bagus dan ikannya banyak. Laut diseluruh dunia tidak ada yang sebaik laut di Indonesia,” sanjung Donovan.

Meski menyanjung laut Indonesia, namun Donovan juga memberikan catatan-catatan negatif bagi laut Natuna. Pasalnya kata dia, terumbu karang didasar laut Natuna, sudah banyak yang mulai rusak, akibat pencemaran lingkungan dari ulah manusia. “Namun karangnya sudah mulai tercemar limbah. Banyak karang yang sudah mulai memutih. Ini sangat disayangkan, anda membiarkan terumbu karang rusak,” kritiknya.  Donovan juga berpesan, agar para nelayan Natuna tidak menangkap ikan dengan cara yang tidak ramah lingkungan. Bahkan ia menyebutkan, negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menangkap ikan berlebihan. “Sama dengan karang, anda juga jangan sia-siakan ikan anda. Jangan sampai industri ikan anda menurun,” saran Donovan.

Sementara Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengaku akan segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan penggunaan kantong plastik secara berlebihan. Hal ini dilakukannya, untuk meminimalisir limbah plastik yang mencemari laut Natuna. Hamid juga meminta, agar masyarakat Natuna yang tinggal dipesisir pantai, tidak lagi membuat rumah dengan membelakangi laut. “Kita ingin jadi contoh bagi daerah-daerah lain, yang mengatur masalah penggunaan plastik,” kata Hamid. (KP/Net).

Narasi          : Koran Perbatasan

Poto              : Istimewa


Memuat...