Upaya Perbanyakan Lamun Untuk Perbaikan Habitat Lamun Dengan Teknik Pembenihan di Perairan Desa Pengudang

oleh -432 views
Ita Karlina, Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritime Raja Ali Haji

LAMUN merupakan salah satu jenis tumbuhan laut yang sama strukturnya dengan rumput yang ada di daratan. Lamun mampu menyesuaikan diri dengan kondisi air laut yang asin. Lamun tumbuh dilingkungan laut dangkal. Jenis lamun di Indonesia ada sekitar 13 jenis dan 10 jenis ada ditemukan di perairan bintan.

Gambar 1. Ekosistem lamun dan biota asosiasinya

Padang Lamun berperan sebagai penyedia jasa lingkungan bagi biota asosiasinya, diantaranya lamun sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut seperti jenis ikan, kerang, udang, siput, teripang dan lain sebagainya. Selain  itu padang lamun juga menjadi tempat pengasuhan, tempat mencari makan dan tempat reproduksi biota laut.

Secara langsung dan tidak langsung ekosistem lamun berperan untuk kehidupan manusia diantaranya 1. Kegiatan wisata pancing, 2. Ekoswisata bahari, 3. Perikanan tangkap, 4. Ketahanan pangan, 5. Penyimpanan karbon dan mitigasi bencana, 6. Sebagai habitat biota ekonomis, karena didalamnya terdapat biota-biota laut yang dapat dikonsumsi yang dapat menjadi mata pencaharian dan meningkatkan pendapatan nelayan., serta 8. Untuk Kawasan konservasi khususnya dugong sebagai spesies terancam punah yang berhabitat disekitar ekosistem lamun.

Namun ada beberapa aktivitas yang akan berdampak buruk terhadap keberlanjutan ekosistem lamun yaitu kelimpahan organisme epifit, kelimpahan nutrient yang menyebabkan eutrofikasi, over grazer, limbah antropogenik, dan aktivitas letak jangkar kapal di sekitas lamun.

Maka dari itu perlu diadakan upaya perbaikan habitat lamun untuk keberlanjutan ekosistem laut. Salah satunya yaitu dengan cara berbanyakan lamun dengan Teknik pembenihan ber lokasi di desa pengudang, yang merupakan desa binaan dari program studi ilmu kelautan UMRAH. Adapun Teknik pembenihan ini dengan beberapa perlakuan sebagai berikut:

  1. Teknik ini dengan menggunakan buah lamun yang di ambil dari alam, selanjutnya di lakukan pembenihan di laboratorium perikanan dan ilmu kelautan UMRAH dengan beberapa perlakuan
Gambar 2. A. Buah lamun yang di benihkan B. Hasil pembenihan 10 hari yang sudah membentuk kecambah
  1. Selanjutnya jika sudah berusia 2 bulanan akan dipindahkan kealam dan berharap individu-individu lamun  ini akan tumbuh dan berkembang dengan baik di habitat aslinya.
  2. Dengan adanya kegiatan ini semoga bisa memperbaiki dan menjaga kelestarian ekosistem lamun yang akan tetap menyediakan jasa lingkungan bagi kehidupan biota asosiasinya .

Penulis : Ita Karlina

Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritime Raja Ali Haji