Buah Silaturahmi Pengurus PWI Natuna, Jejak Perjalanan Kisah Nyata Bagian (7)

oleh -141 views
Plt Ketua dan Pengurus PWI Natuna, poto bersama dengan beragam aksi di halaman depan Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai.

BERBAGAI pembicaraan menarik dan seru sudah pasti menjadi topik utama saat bersilaturahmi. Tergantung kelompok mana dan institusi apa. Jika organisasi wartawan bersama pemerintah bisa saja mulainya dari berita terkini yang berkembang di media massa, kendala dan rencana pembangunan, hingga perlengkapan dan kebutuhan dapur redaksi.


TENTU ada banyak manfaat yang akan diperoleh bagi siapa saja yang melakukan silaturahmi. Bisa saja membantu meminimalisir stres dan rasa cemas di dalam diri, karena dengan bersilaturahmi seseorang bisa berbagi dan bertukar fikiran, bahkan dapat menghilangkan prasangka buruk terhadap sesama. Sehingga membantu meredakan stres dan rasa cemas yang berlebihan.

Tak dipungkiri, beberapa tahun ini Kabupaten Natuna, yang berada di perbatasan terpantau mengalami banyak masalah bahkan secara bertubi-tubi. Mulai dari issu pencaplokan batas wilayah hingga pencurian ikan di laut. Berbagai masalah yang terjadi bisa saja membuat masyarakat stres dan merasa cemas.

Buah dari pemikiran saat menikmati kopi panas pagi itu, Senin, 01 November 2021, menggelitik hati satu persatu pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Natuna, untuk melakukan silaturahmi bersama pihak-pihak terkait.

Pengurus PWI Natuna berkumpul saat di Kedai Kopi Ayong sebelum melakukan silaturahmi.

Gerak hati tanpa rencana itu terelaisasi begitu cepat ketika Plt Ketua PWI Natuna, Muhammad Rapi, dan Darlis selaku Sekretaris PWI Natuna menyampaikan ajakan bersilaturahmi melalui pesan singkat yang dikirimnya dalam Grup WhatsApp bernama Central PWI Natuna.

Pesan itu disambut positif oleh sesepuh PWI Natuna, Ramayulis Piliang, yang sedang duduk menikmati kopi panas di Kedai Kopi Ayong, Ranai bersama rekannya Amran, dan Edi Suroso sejak pukul 8.00 pagi, di susul Bendahara PWI Natuna, Herman, dan rekan-rekan pers yang tergabung di dalam grup WhatsApp tersebut.

Mejadi wartawan di daerah maritim kepulauan yang berhadapan langsung dengan banyak negara asing memang tidak mudah. Rentang kendali antara satu desa dengan desa lainnya melelahkan, letak kecamatan yang terpisah oleh lautan membuat informasi sulit dijangkau. Itulah sebabnya si penyampai pesan yang diakui keberadaannya secara hukum ini perlu bersilaturahmi dengan banyak orang.



“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan dari PWI yang telah bersilaturahmi dengan saya,” ujar Boy Wijanarko Varianto, Plt Sekda Natuna menyambut ramah kehadiran Ketua dan Pengurus PWI Natuna, di ruang dinasnya pagi itu, Senin, 01 November 2021.

Pengurus PWI Natuna poto bersama Plt Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto.

Meski tak ada temu janji dan agenda pembahasan yang disampaikan sebelumnya, namun Boy Wijanarko tampak senang. Senyumnya terlihat jelas melahirkan aura wajah ceria saat menerima dan menyalami satu persatu Pengurus PWI Natuna yang datang bersilaturahmi saat itu.

“Silakan duduk, dan silakan dinikmati apa yang ada, sambil kita ngobrol-ngobrol santai, kopi juga ada,” katanya tersenyum.

Mamang tak banyak pesan disampikan tokoh biroksi yang terlihat santai dan murah senyum itu. Sebagai Plt Sekda Natuna, ia menyebut kegiatan silaturahim sangat penting untuk dapat mempererat hubungan pers dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya kritik yang disampaikan media merupakan fungsi kontrol bagi pemerintah daerah.

“Saya yakin dengan kritik media, program prioritas yang dikerjakan dan ditunggu serta diharapkan masyarakat dapat dikerjakan dengan baik,” ungkap Boy.

Bersilaturahmi bisa menjadi ajang curahan hati, sebagai upaya mendapatkan pencerahan, guna memecahkan masalah yang terjadi agar tidak menimbulkan konflik yang dapat merugikan daerah bahkan bangsa sendiri.

Pengurus PWI Natuna saat berada di ruang dinas Bupati Natuna Wan Siswandi.

Usai mengabadikan poto bersama, beranjak dari ruangan itu, awak media yang tergabung di PWI Natuna melanjutkan silaturahminya dengan Bupati Natuna, Wan Siswandi. Saat itu waktu sudah menujukan pukul 10.15 Wib.

Di dalam ruang dinas orang nomor satu itu sedikit berbeda, aura persahabatan terasa menyelimuti suasana. Meski pada pintu masuk sudah berhadapan dengan beberapa penjaga dan melalui ruangan demi ruangan yang terpisahkan oleh dinding berpintu.

Usai mempersilakan duduk, sambil menikmati berbagai minuman ringan yang telah tersedia dan mendengarkan penyampaian Plt Ketua PWI, Bupati Natuna pun membuka cerita. Katanya kebutuhan masyarakat terhadap daya listrik dan air bersih semakin meningkat. Ia memutuskan memasukkan dua kebutuhan itu, sebagai skala prioritas untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

Menurut Wan Siswandi, saat ini ketersedian daya listrik di Natuna mulai menipis, dikarenakan pemakai samakin banyak dan perlu adanya penambahan daya, begitu juga dengan air bersih. Kondisi saat ini berbeda dengan beberapa tahun lalu, dimana ketersedian daya listrik masih berlebih, bahkan ada daya cadangan untuk mengatasi beban puncak.

“Kita bisa lihat, sekarag konsumsi listrik semakin meningkat, ini menandakan pemakai semakin ramai, jadi listrik harus kita usulkan penambahan daya ke pemerintah agar tidak kekurangan lagi,” ujar Wan Siswandi ketika menerima kunjungan silaturahmi PWI Natuna di ruang kerjanya, Senin, 01 November 2021.

Plt Ketua dan Pengurus PWI Natuna saat bersilaturahmi dengan Bupati Natuna Wan Siswandi.

Kata Wan Siswandi, meningkatnya kebutuhan listrik dan air bersih di Natuna, menandakan bahwa daerah sedang berkembang dan penduduk mulai ramai. Listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi secara maksimal untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dulu kita masih berlebih daya listrik sekarang malah berkurang, ini menandakan kita sudah mulai ramai dan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, bisa dibilang daerah kita sedang berkembang,“ ungkapnya.

Selain listrik, lanjut Wan Siswandi, Natuna juga sering mengalami kerisis air bersih terutama pada musim panas. Hal itu terjadi karena debid air bersih yang dikelola oleh PDAM saat ini tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wan Siswandi menggesa pembangunan embung Sebayar sebagai cadangan sumber air baku, terutama disaat musim kemarau. Menurutnya, sumber air yang ada saat ini sangat kurang bahkan disaat musim hujan. Sebab debit air yang dikelola oleh PDAM sangat terbatas, tidak mampu menampung kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

“Sumber air yang ada itu, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan satu kecamatan, tidak akan cukup untuk menampung kebutuhan satu kabupaten, apalagi penduduk mulai bertambah, pasti kebutuhan air bersih meningkat,” pungkasnya.

Ia berharap ada sumber air baku tambahan, bersama menggesa agar embung Sebayar secepatnya di bangun guna mengatasi kekurangan air bersih, khusunya untuk mengkaper kebutuhan masyarakat di Kota Ranai dan sekitarnya.

Pengurus PWI Natuna poto bersama Bupati Natuna Wan Siswandi.

“Sekali lagi saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan teman-teman dari PWI hari ini. Tentu silaturahmi ini harus terus kita jaga demi pembangunan Natuna yang lebih maju. Teman-teman silakan tetap melakukan tugas-tugas jurnalistiknya dalam mengawal pembangunan daerah yang kita cintai ini,” kata Wan Siswandi mengakhiri percakapannya dan melanjutkan poto bersama.

Sebagaimana diketahui, silaturahmi juga bisa membuat semua orang menjadi lebih dekat, karena bisa saling mengenal. Wartawan tentunya sangat mengerti dan percaya bahwa apa yang diperbuat oleh seseorang kesesamanya, juga berarti melakukan hal yang serupa kepada penciptanya, sebagaimana ia menyajikan informasi menjadi sebuah berita.

Pukul 12.48 siang itu, jemari Plt Ketua PWI Natuna Muhammad Rapi terlihat lincah menari merangkai huruf demi huruf menekan papan tombol telepon androidnya. Selang beberapa menit ia kembali menginfokan bahwa silaturahmi terus berlanjut.

“Kawan-kawan jam 13.00 ini kita bersilaturahmi dengan Denhanud  477 Lanud RSA Natuna. Setelah itu melanjutkan silaturahmi kita dengan Kapolres Natuna,” cetus Rapi, mengingatkan.

Plt Ketua dan Pengurus PWI Natuna poto bersama Pimpinan Markas Komando Denhanud 477 Lanud RSA Natuna dibawah Komando Letkol Pas Frian Alfa Risdar beserta jajaran

Silaturahmi dengan Pimpinan Markas Komando Denhanud 477 Lanud RSA Natuna dibawah Komando Letkol Pas Frian Alfa Risdar beserta jajaran yang baru diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pada akhir Oktober lalu memang terbilang unik.

Selain mendadak, silaturahmi juga diwarnai dengan hujan lebat yang membuat adem suasana. Saat itu, Letkol Pas Frian Alfa Risdar berharap sinergitas antara PWI dan Denhanud 477 Lanud RSA Natuna terjalin dengan baik.

“Terima kasih telah berkunjung, memang kita ingin Natuna cepat berkembang, kita ingin Natuna menjadi lebih maju, tentunya kita semua harus sinergi dalam membangun Natuna,” katanya singkat.

Usai berbagi cerita menarik yang pastinya untuk kemajuan Natuna dan poto bersama di halaman depan pintu masuk Markas Komando Denhanud 477 Lanud RSA Natuna hujan sempat reda, namun masih terasa. Saat itu pula Ketua PWI Natuna beserta para pengurus undur diri, melanjutkan silaturahminya dengan Kapolres Natuna.

Plt Ketua dan Pengurus PWI Natuna saat bersilaturahmi dengan Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian SIK, M.Si.

Kali ini silaturahmi bagaikan sudah terencana, entah apa “bisikan gombal” Plt Ketua PWI Natuna Muhammad Rapi dengan Ajun Inspektur Polisi Dua, David Arviad, Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna, sehingga Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian SIK, M.Si tampak seperti sedang menunggu.

Di dalam ruangan dinasnya siang itu, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian terlihat ramah, ia berkali-kali melontarkan senyum. Didampinggi Ajun Inspektur Polisi Dua David Arviad, Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna, Ike Krisnadian tampak bersahabat menyapa satu persatu Pengurus PWI Natuna.

Inilah momen yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap pewarta. Momen dimana dua lembaga dengan fungsi yang berbeda bisa berkumpul dalam satu ruangan berbagi cerita. Pada kesempatan itu, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian sempat mengungkapkan rasa senangnya.

“Terima kasih atas kunjungannya, saya merasa senang berada disini, menurut saya mungkin hanya di Natuna semuanya bersinergi,” ungkap Ike Krisnadian tersenyum. (***).


Penulis : Amran