TANJUNGPINANG

Peringati HKN ke-56, Dinkes Tanjungpinang Bagikan Masker dan Vitamin

×

Peringati HKN ke-56, Dinkes Tanjungpinang Bagikan Masker dan Vitamin

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG (KP),-Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang membagikan 6.000 masker kain dan medis di 12 titik lokasi di Kota Tanjungpinang.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, mengatakan peringatan HKN tahun ini adalah momentum untuk kita bersyukur di era pandemi Covid-19 dan mengingatkan kita semua tentang pentingnya kesehatan.

Pada momentum HKN tahun 2020 ini, kita harus satukan tekad menuju Indonesia sehat. Dimana kita terus berupaya membangun masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru. Bagaimana kita menjaga diri, keluarga, dan masyarakat untuk selamatkan bangsa dari pandemi Covid-19.

Untuk itu, Rahma menghimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah keterpaparan Covid-19. “Sekuat apapun upaya pemerintah tidak akan cukup, apabila tidak didukung oleh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap jajaran kesehatan, lintas sektor, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu berjuang tanpa kenal lelah disemua lini dalam melaksanakan pembangunan kesehatan sebagai sebuah perjuangan untuk selamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19 dan mewujudkan Indonesia, khususnya Tanjungpinang semakin sehat,” ucap Rahma.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan kegiatan peringatan hari kesehatan nasional ini sebenarnya setiap tahun dilaksanakan. “Ada 12 titik yang dikunjungi diantaranya, Jalan Pos, Tambak, Merdeka, Temiang, Tengku Umar sampai lorong Bintan, lorong sepatu, Pasar Baru, Pasar Ikan, Pasar Bintan Center, Pelantar I dan II, dan Pasar Bintan Center KM. IX Tanjungpinang,” terang Rustam.

Disamping 12 titik tersebut kata Rustam, di hari berikutnya, tim juga akan mengunjungi tempat-tempat yang dianggap penting seperti rumah-rumah ibadah untuk menyampaikan edukasi, pemberian masker dan juga vitamin. “Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 9 November dan InsyAllah akan terus berlanjut sampai dengan akhir bulan ini,” pungkas Rustam.

Baca Juga:  Manajemen PT. MMI Sesalkan Pemberitaan Tidak Berimbang Soal Pajak MBLB

Rustam juga menyebutkan bahwa pada saat ini situasi Covid-19 Tanjungpinang masih pada posisi bergerak meningkat. Setiap hari masih ditemukan 15 sampai dengan 20 kasus baru yang sampai Rabu, 11 November 2020 mencapai 660 kasus secara kumulatif, walaupun 66 persen sudah dinyatakan sembuh dan 18 orang yang meninggal dunia.

Tercatat, yang meninggal dunia satu orang berusia di bawah 50 tahun, lima orang antara usia 50 sampai dengan 59 tahun dan 12 orang adalah pada usia diatas 60 tahun. “Oleh karena itu, pihaknya terus menggalakkan edukasi, utamanya pada kelompok penderita penyakit kronis dan lansia agar lebih berhati-hati,” pungkas Rustam.

Menurut Rustam, kalau diperhatikan dari struktur umur yang tertular adalah pada usia-usia produktif karena berkaitan dengan mobilitas. Tapi, walaupun jumlahnya sedikit dari mereka yang tidak mobile maupun penderita penyakit kronis, dimungkinkan terjadi penularan di tingkat keluarga, selain tempat kerja. “Jadi, kami indikasikan penularan di tingkat keluarga juga cukup tinggi.  Untuk itu, di lingkungan keluarga diperlukan juga penerapam protokol kesehatan,” tutur Rustam.

Meskipun berbagai masalah yang kami hadapi pada pandemi ini, Rustam menegaskan bahwa tekad kami seluruh jajaran kesehatan tetap semangat,” Saya mohon berikan semangat dan dukungan kepada kami agar terus berjuang menjaga keselamatan masyarakat Tanjungpinang,” tutup Rustam.

Enam ribu masker dan vitamin yang dikumpulkan dan dibagikan untuk masyarakat Tanjungpinang tersebut adalah hasil swadaya dari RS-AL, RSUD, puskesmas, klinik, Stikes Hang Tuah, BPOM, perusahaan swasta, hingga swalayan di kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. (KP/Ependi).


Kontributor : Diskominfo TPI


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *