NATUNA – Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menggelar peringatan selamatan (Bersih Desa) dan do’a bersama serta pertunjukan pentas seni, di Gedung Astaka Desa Gunung Putri, Rabu 19 Januari 2022 malam.
Peringatan bersih desa ini dihadiri langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi di dampingi Ketua TP Kabupaten Natuna, Ny. Septy Dwiani Wan Siswandi dan beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Natuna serta perwakilan Dandim 0318/Natuna.

Camat Bunguran Batubi, Said Muhamad Fadli S. STP dalam sambutannya menjelaskan bahwa peringatan selamatan atau bersih desa ini betujuan untuk mempersatukan dan mempererat silaturahmi masyarakat Bunguran Batubi.
“Ini adalah inspirasi perangkat desa dan warga Desa Gunung Putri. Dan merupakan bentuk rasa syukur masyarakat, agar hasil pertanian Desa Gunung Putri lebih meningkat,” terangnya.
Sementara Bupati Natuna, Wan Siswandi, S.Sos., M.Si menyambut baik kegiatan ini. Diharapankan kegiatan bersih desa dapat terus berlanjut, karena kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat khsusnya di Desa Gunung Putri.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kecamatan Bunguran Batubi, khususnya Desa Gunung Putri ini, yang telah melestarikan tradisi bersih desa. Dimana dapat memupuk rasa syukur kita kepada Allah dan mempererat silaturahmi kita semua,” ucap Bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa Kecamatan Bunguran Batubi merupakan salah satu lumbung pertanian di Kabupaten Natuna. Maka untuk menjaga hasil panen yang baik, harus ada kerjasama antara petani dan dinas terkait.
“Ini tidak hanya tanggung jawab masyarakat tetapi tanggung jawab kita semua, agar pertanian dapat berjalan seperti yang kita harapkan. Semoga kedepannya Kecamatan Bunguran Batubi lebih baik, dan kami pemerintah Kabupaten mendukung masyarakat,”jelasnya.

Lanjut Bupati, untuk mendukung sektor pertanian bagi masyarakat, pada tahun ini pemerintah daerah akan merealisasikan pembangunan infrastruktur, salah satunya irigasi persawahan masyarakat.
“Dan tidak kalah penting, sektor pertanian harus dipacu seiring sektor prioritas lainnya. Seperti upaya pengembangan sektor pariwisata, akan membutuhkan pula pasokan bahan pangan yang sudah sepatutnya dapat dipenuhi secara swasembada,” papar Bupati.
Peringatan Bersih Desa Gunung Purti ditandai dengan pemopotongan tumpeng dan di meriahkan atraksi pencak silat serta pentas seni tradisional seperti, reok dan kuda lumping. (KP).
Kontributor : Grup Tim Bravo WsRh










