BINTANPARIWISATA

Tepi Laut Indah Pengudang Mendunia

×

Tepi Laut Indah Pengudang Mendunia

Sebarkan artikel ini
Tepi Laut Indah Pengudang Teluk Sebong Kabupaten Bintan dengan hamparan mangrove alami. Minggu (22/2/2026).

“Destinasi wisata tersembunyi di Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, diam-diam menarik perhatian wisatawan mancanegara dan peneliti internasional.”

BINTAN – Pemandu Wisata Kabupaten Bintan, Irwan, mengungkapkan Tepi Laut Indah Pengudang di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, memiliki potensi wisata dan penelitian bertaraf internasional yang belum sepenuhnya dikenal masyarakat lokal.

Keindahan alam pesisir di kawasan Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, menyimpan sebuah permata tersembunyi bernama Tepi Laut Indah.

Hamparan laut biru yang tenang, deretan mangrove yang rimbun, serta udara segar yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan menjadikan kawasan ini menawarkan ketenangan sekaligus panorama alami yang memanjakan mata. Saat air laut surut, garis pantainya membentuk lanskap eksotis yang kerap dijadikan latar fotografi oleh pengunjung.

Irwan, saat diwawancarai di kediamannya pada Minggu (22/2/2026) pukul 09.30 WIB, menegaskan bahwa potensi wisata Tepi Laut Indah sebenarnya sangat besar.

“Belum semua masyarakat lokal tahu kalau Pengudang ini bisa dijadikan tempat wisata. Padahal pemandangannya sangat indah dan alami,” ujar Irwan.

Menurutnya, justru wisatawan mancanegara lebih dahulu mengenal lokasi tersebut. Ia menyebutkan pengunjung dari Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia pernah datang untuk menikmati panorama alam sekaligus mempelajari ekosistem mangrove yang masih terjaga.

“Mereka datang bukan hanya untuk berwisata, tapi juga ada yang melakukan penelitian. Mereka kagum dengan kondisi mangrove di sini yang masih alami,” tambahnya.

Kawasan Pengudang memang dikenal memiliki ekosistem pesisir yang relatif terawat. Ekosistem mangrove di wilayah ini menjadi objek penelitian sejumlah universitas di Indonesia maupun luar negeri. Salah satunya Universitas Maritim Raja Ali Haji yang secara rutin melakukan riset terkait kelestarian pesisir. Peneliti dari Malaysia juga pernah melakukan studi lapangan di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Wagub Minta Pemda Contoh Tanah Laut Dalam Mengembangkan Desa Wisata

Kombinasi wisata alam dan lokasi penelitian menjadikan Tepi Laut Indah memiliki daya tarik ganda sebagai destinasi rekreasi sekaligus laboratorium alam terbuka. Irwan berharap pemerintah daerah dapat lebih serius mempromosikan potensi wisata ini tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Dengan pengelolaan berbasis ekowisata yang tepat, Tepi Laut Indah Pengudang berpeluang menjadi ikon wisata baru Kabupaten Bintan yang mendunia. (KP).


Laporan: Novita


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *