“Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra menyerahkan bantuan peralatan medis tanggap bencana kepada BPBD Natuna guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.”
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, S.T., M.A.P., menyampaikan bantuan peralatan medis dari Konsul AS untuk Sumatra menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan penanganan bencana di wilayah perbatasan.
NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui BPBD menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Amerika Serikat yang disalurkan oleh Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, bersama Lieutenant Colonel Christopher J. Silva dari US Military Group, Senin (13/04/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Natuna, Raja Darmika, menjelaskan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Amerika Serikat pada Februari 2026 lalu dalam rangka memperingati 240 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
“Pada saat kunjungan sebelumnya, memang sudah ada rencana bantuan untuk Natuna, mencakup sektor kebencanaan, pendidikan, dan rumah sakit. Namun waktu itu peralatannya belum bisa dibawa, dan hari ini baru direalisasikan,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp.
Ia menyebutkan bantuan untuk BPBD Natuna difokuskan pada peralatan medis darurat yang sangat dibutuhkan dalam penanganan awal bencana.
“Bantuan berupa perlengkapan medis seperti torniket, kateter, serta berbagai peralatan pertolongan pertama. Ini sangat penting untuk penanganan kedaruratan, terutama saat terjadi kecelakaan atau bencana,” jelasnya.
Menurutnya, peralatan tersebut akan sangat membantu tim kesehatan dan tim medis yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana di Natuna.
“Biasanya kebutuhan peralatan medis disuplai oleh Dinas Kesehatan atau rumah sakit. Dengan adanya bantuan ini, BPBD menjadi lebih siap dan tidak perlu mencari peralatan saat kondisi darurat,” tegasnya.
Raja Darmika juga menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas terkait pemanfaatan peralatan tersebut agar tetap optimal.
“Karena ada masa kadaluarsa, kita akan komunikasikan agar peralatan ini bisa dimanfaatkan di fasilitas kesehatan. Nanti saat terjadi bencana, tentu akan disuplai kembali sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan dilakukan di tiga lokasi, yakni Kantor BPBD Natuna, SMAN 2 Bunguran Timur, dan RSUD Natuna. Untuk BPBD, penyerahan berlangsung di kantor BPBD oleh perwakilan Konsulat AS.
Ia menilai bantuan ini sebagai bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Amerika Serikat terhadap Natuna sebagai daerah perbatasan.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Ini merupakan hasil dari perjalanan panjang kunjungan Dubes AS ke Natuna. Harapan kami, bantuan seperti ini terus berlanjut untuk masyarakat Natuna,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap ke depan bantuan dapat lebih spesifik sesuai kebutuhan kebencanaan di wilayah Natuna.
“Kami berharap ada dukungan peralatan untuk penanganan bencana seperti longsor, banjir, dan karhutla. Misalnya mobil pemadam, truk tangki, tenda pengungsian, hingga logistik makanan siap saji,” tambahnya.
Sementara itu, Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menyampaikan bantuan untuk BPBD Natuna bernilai sekitar 23.000 dolar AS.
Bantuan tersebut mencakup peralatan medis darurat seperti torniket, perban trauma, alat pemantau tekanan darah, serta perlengkapan pertolongan pertama lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas respons terhadap bencana. (KP).
Laporan: Red










