LINGKUNGAN & KELAUTANSUARA RAKYATTANJUNGPINANG

Sampah Batu 9 Garuda Menumpuk, RT RW Diminta Bergerak

×

Sampah Batu 9 Garuda Menumpuk, RT RW Diminta Bergerak

Sebarkan artikel ini
Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang membersihkan tumpukan sampah liar di kawasan Batu 9 Garuda. Meski telah ditangani, volume sampah di lokasi tersebut masih terus bertambah akibat rendahnya kesadaran masyarakat.

“Tumpukan sampah liar di kawasan Batu 9 Garuda Tanjungpinang masih menjadi persoalan serius meski telah dilakukan penanganan oleh Dinas Lingkungan Hidup.”

Petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang menyampaikan bahwa penanganan tumpukan sampah di kawasan Batu 9 Garuda telah dilakukan, namun volume sampah justru terus bertambah, Selasa (14/4/2026).

TANJUNGPINANG – Permasalahan sampah liar di Jalan Garuda, Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, belum menunjukkan perbaikan signifikan meskipun telah ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang.

Seorang petugas kebersihan berinisial Ay mengungkapkan bahwa upaya penanganan sudah dilakukan secara bertahap selama tiga hari terakhir. Namun, kondisi di lapangan masih jauh dari harapan.

“Pembuangan sampah di Batu 9 Garuda sudah ditindaklanjuti. Kami lakukan pembersihan secara bertahap selama tiga hari ini,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku jumlah sampah tidak berkurang, bahkan cenderung bertambah setiap harinya.

“Yang menjadi keluhan, sampahnya tidak berkurang, malah bertambah walaupun sudah ditindaklanjuti,” tambahnya.

Menurut Ay, salah satu kendala utama adalah kurangnya koordinasi dengan pihak pemilik lahan, termasuk terkait penyediaan fasilitas tempat sampah yang memadai.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya pengurus lingkungan setempat, dalam mengatasi persoalan ini.

“Harusnya dari pihak RT dan RW membantu mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menyalahgunakan lahan,” tegasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. (KP).


Laporan: Novita


 

Baca Juga:  Dari Sindiran Ijazah Sampai Ruang Kelas Laskar Pelangi STAI Natuna Tetap Berdiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *