“Harga ayam potong di Tanjungpinang mengalami penurunan signifikan setelah Idul Fitri 2026, disambut positif oleh masyarakat.”
Pembeli di Pasar Bincen, Kota Tanjungpinang, seperti Ida dan Evi, mengungkapkan rasa syukur atas turunnya harga ayam potong pasca Idul Fitri 1447 H, Minggu (12/4/2026).
TANJUNGPINANG – Harga ayam potong di Kota Tanjungpinang mulai mengalami penurunan setelah sempat melonjak saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini membawa angin segar bagi masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga.
Pantauan di Pasar Bincen (Bintan Centre) yang berlokasi di Jalan D.I. Panjaitan, Km 9, menunjukkan harga ayam potong kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya yang mencapai Rp48 ribu per kilogram saat Lebaran.
Salah satu pembeli, Ida (nama disamarkan), mengaku bersyukur dengan penurunan harga tersebut.
“Alhamdulillah, harga ayam per kilogram sekarang sudah turun. Selisih sekitar Rp5 ribuan saja sudah sangat membantu bagi kami ibu-ibu,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan pembeli lainnya, Evi (nama disamarkan), yang merasakan dampak langsung dari turunnya harga ayam.
“Dulu waktu Lebaran sampai Rp48 ribu per kilogram. Sekarang sekitar Rp40 ribu, tentu saya sangat bersyukur dengan selisih yang lumayan besar,” katanya.
Menurutnya, penurunan harga ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih berhemat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Kalau beli lebih dari satu kilogram, selisihnya terasa sekali. Uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain,” tambahnya.
Penurunan harga ayam potong ini diperkirakan dipengaruhi oleh mulai stabilnya pasokan dan menurunnya permintaan pasca Lebaran.
Masyarakat berharap tren penurunan harga ini dapat terus berlanjut sehingga daya beli tetap terjaga. (KP).
Laporan: Novita










