“Kolaborasi internasional hadir di Natuna melalui lokakarya bahasa Inggris yang melibatkan Konsulat Amerika Serikat dan komunitas lokal.”
Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Hj. Ida Susanti, S.Pd., menyampaikan kegiatan lokakarya English Language Teaching yang digelar di aula sekolah, Selasa (14/4/2026), menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris masyarakat Kabupaten Natuna.
NATUNA – SMAN 1 Bunguran Timur menggelar kegiatan lokakarya English Language Teaching yang melibatkan berbagai komunitas, tenaga pendidik, serta instansi di Kabupaten Natuna. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Konsulat Amerika Serikat melalui Regional English Language Officer (RELO), Kevin McCaughey.
Berdasarkan surat resmi dari pihak sekolah, kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB di Aula SMAN 1 Bunguran Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional, sebagaimana tertuang dalam surat dari Konsulat Amerika Serikat di Medan yang menyatakan ketertarikan untuk berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris di Natuna.
Dalam surat tersebut, Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menyampaikan lokakarya ini dirancang untuk membekali tenaga pendidik dengan metode inovatif serta strategi praktis dalam pengajaran bahasa Inggris.
“Lokakarya ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di Natuna,” demikian disampaikan dalam surat resmi tersebut.
Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 52 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari tenaga pendidik, komunitas, hingga instansi seperti Basarnas dan Lanal Ranai.
Kepala Sekolah Hj. Ida Susanti mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menyampaikan konsep lokakarya kali ini berbeda dari sebelumnya.
“Yang hadir hari ini adalah gabungan komunitas, bukan siswa. Jadi berbeda dengan sebelumnya yang lebih fokus kepada guru,” jelasnya.
Ia menambahkan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi antar komunitas di Natuna.
Di akhir kegiatan, pihak sekolah berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kompetensi masyarakat Natuna dalam berbahasa Inggris sekaligus menjadi ajang silaturahmi,” tutupnya. (KP).
Laporan: Dini










