TANJUNGPINANG – Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta pada 28–29 Oktober 2025. Kegiatan dua hari ini akan dihadiri oleh pengurus pusat, pengurus wilayah dari berbagai provinsi, serta perwakilan daerah se-Indonesia, termasuk dari Kepulauan Riau (Kepri).
Ketua IWO Kepri, Iskandar Syah, menyebut Rakernas menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme wartawan online, mempererat sinergi antardaerah, sekaligus mengevaluasi kiprah organisasi selama beberapa tahun terakhir.
“Bagi kami, Rakernas ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi wadah untuk memperkuat kompetensi dan integritas jurnalistik online di seluruh Indonesia. Kami juga berharap IWO segera menjadi konstituen Dewan Pers,” ujar Iskandar di Jakarta, Senin (27/10/2025).
Ia menambahkan, melalui forum ini, Pengurus Wilayah Kepri berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat peran IWO sebagai organisasi wartawan online yang profesional dan bermartabat.
Menurut Iskandar, tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks mulai dari derasnya arus informasi digital, maraknya berita tanpa verifikasi, hingga tekanan terhadap kebebasan pers. Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas pemberitaan dan menegakkan etika jurnalistik di tengah perubahan zaman.
“Sebagai wartawan online, kita harus adaptif dan tetap berpegang pada prinsip kebenaran. Kehadiran kita di Rakernas ini bukan hanya secara fisik, tapi juga untuk berpikir strategis bersama,” tambahnya.
Iskandar juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus pusat dan daerah untuk memperkuat posisi IWO di kancah pers nasional. Ia berharap hasil Rakernas kali ini dapat diterjemahkan ke dalam program nyata yang berdampak hingga ke daerah.
Sementara itu, Ketua IWO Tanjungpinang, Sunarto Butarbutar, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Rakernas.
“Kami siap mendukung agar Rakernas berjalan sukses. Semoga melalui kegiatan ini, IWO semakin solid dan segera menjadi konstituen Dewan Pers, sebagaimana harapan seluruh anggota di daerah,” ungkap Sunarto (KP).
Laporan : din










