AIR LENGIT (KP), Kepala Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Kuswanto, S.Ip menyebutkan sampai saat ini Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) belum dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
Hal itu, dikarenakan Dana Desa (DD) yang mereka terima sebelumnya telah digunakan untuk kegiatan lain. “BLT sampai sekarang belum tersalurkan kepada masyarakat. Kami masih menunggu transferan tahap kedua. Karena jauh sebelum adanya Covid-19, tahap pertama sudah kami terima dan dana pada waktu itu, sudah kami gunakan untuk kegiatan-kegiatan padat karya,” kata Kuswanto menjawab koranperbatasan.com, Jum’at 05 Juni 2020.
Menunggu transferan tahap kedua DD, untuk tindaklanjut penyaluran BLT-DD sesuai dengan data yang ada akan diberikan kepada 153 Kepala Keluarga (KK). “Data ini sudah rill, jadi dalam tiga bulan kedepan setiap kepala keluarga akan mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu. Ini sesuai dengan Permendes,” ujarnya.

Jumlah dana yang harus disiapkan kata Kuswanto, sebesar Rp275 juta, untuk 153 kepala keluarga. “Dalam penyaluran ini kita melakukan pemberitahuan kepada masyarakat, agar tidak terjadi kekeliruan dan kesalah pahaman. Bagi masyarakat yang sedang sakit, kita salurankan langsung dengan cara mendatangi rumahnya,” terangnya.
Kuswanto menjelaskan, selain BLT-DD, adanya banyak lagi jenis bantuan kemanusian bagi masyarakat terdampak Covid-19, seperti PKH dan bansos dari Kemensos. “Yang mendapatkan bantuan ini adalah masyarakat miskin atau masyarakat mengalami penyakit kronis. Kalau perangkat desa, PTT maupun PNS tidak ada yang dapat,” pungkasnya.
Sejauh ini, lanjut Kuswanto belum ditemukan kendala, karena bantuan tersebut masih dalam proses. “Kendala sebenarnya tidak ada sih. Karena belum penyaluran. Kalau memang sudah ditransfer oleh pemerintah pusat nanti, kita akan beritahu masyarakat dan langsung kita realisasikan,” tutupnya. (KP).
Laporan : Boy Iqbal / Hamzah










