BATURAJA (KP),- Sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, terhadap kesehatan insan Pers yang bertugas di Kabupaten OKU, Gubernur Sumsel H Herman Deru telah membantu lima puluh unit alat Rapid Test Covid-19.
Bantuan ini langsung diserahkan oleh Herman Deru, kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU, Purwadi Rozali, SP, sewaktu gubernur meninjau posko pantau induk gugus tugas percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19 OKU, yang berada di lokasi Terminal Batu Kuning, Baturaja Barat, Sabtu siang (6/6/2020).
Kepada wartawan, Gubernur Sumsel Herman Deru berpesan bagi yang ingin mengikuti rapid test silakan. “Bagi wartawan yang ingin mengikuti rapid test silakan. Ini alat sudah kita serahkan kepada Ketua PWI, “ujar H Herman Deru. Gubernur juga menyerahkan bantuan APD dan kelengkapan lainnya, secara simbolis kepada Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, yang juga Bupati OKU, H. Kuryana Azis dan Humas Gugus Tugas Covid-19 Rozali, SKM.
Gubernur yang didampingi Pangdam II Sriwijaya, Kajati Sumsel dan LO Gugus Tugas Covid-19 nasional, menjelaskan bahwa menjaga penanganan Covid-19 ini sudah masuk pada tajap kedua yakni menuju pemulihan (new normal). Kepada masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan protokol kesehatan. “Saat ini kita harus memperhatikan tiga hal terkait dengan penanganan Covid19 yakni, dimensi kesehatan, dimensi ekonomi dan dimensi sosial,” ujar Herman Deru.
Oleh karena itu, lanjut Herman Deru, semua elemen masyarakat OKU termasuk pemerintah (eksekutif), legislatif (DPRD), penegak hukum Polri/Pengadilan, TNI dan insan pers untuk terlibat semua dalam penanganan Covid-19 tersebut. Masyarakat hendaknya diberikan edukasi wawasan bahwasanya virus Covid-19 ini, bagi yang terjangkit bukanlah suatu hal yang berupa aib. “Jangan takut dan khawatir. Dan saya apresiasi kabupaten OKU, berhasil dalam penanganan Covid-19 dari 38 yang terdeteksi positif tidak satupun yang meninggal dunia dan malah 11 diantaranya, dinyatakan sembuh. Kita hargai keberhasilan ini,” kata Herman Deru.
Kepada Gugus Tugas Covid-19 OKU, Herman Deru berpesan agar kembali melakukan PCR atau swab test bagi penderita positif covid-19 dan sudah menjalani isolasi mandiri sehingga bisa meningkatkan jumlah mereka yang dinyatakan sembuh. Sehingga angka penderita positif menjadi nol. “Kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten OKU, silakan test lab kembali. Kepada yang dinyatakan positif dan sudah menjalani isolasi mandiri sehingga angka yang sembuh meningkat.” terang Herman Heru.
Ketua PWI OKU, Purwadi Rozali, SP, mewakili wartawan yang bertugas di OKU, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru, yang telah memperhatikan kesehatan para wartawan di lapangan. “Terima kasih pak Gubernur H Herman Deru atas bantuannya. Semoga rapid test nanti secepatnya, dilaksanakan dan semoga hasilnya tidak ada wartawan yang reaktif/positif terpapar Covid-19,” ujar Purwadi.
Purwadi juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Humas Gugus Tugas Covid-19, Rozali SKM, dalam pelaksanaan rapid test kepada wartawan di OKU ini. “Pak Rozali siap membantu menugaskan tenaga kesehatan untuk melakukan rapid tes. Dan kepada teman teman yang akan mengikuti rapid test Covid-19 silakan berkoordinasi dengan Muhammad Wiwin sekretaris PWI OKU dan Maruli Ebta serta Herbet Nainggolan dan Herman Sawiran dari IWO OKU,” ujar Purwadi sembari menambahkan insya Allah rapid test akan dilaksanakan Senin, (8 Juni 2020).
Sebelumnya, pada Sabtu pagi, Gubernur H Herman Deru juga melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Rumah Sakit Umum dr Ibnu Sutowo Baturaja. Pembangunan RSUD Ibnu Sutowo ini, menelan biaya Rp 58,7 M. Dari dana tersebut Rp 25 Miliyar bantuan dari Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui APBD Pemprov Sumsel dan sebagian lagi dari APBD OKU. Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur H Herman Deru kepada Bupati OKU, H Kuryana Aziz. (KP).
Laporan : Syahril
Editor : Riduan










