KABAR PERBATASANNATUNARAGAM PERBATASAN

Jalan Rakyat Ni’amah di Sedanau Butuh Perhatian Pemerintah Daerah

×

Jalan Rakyat Ni’amah di Sedanau Butuh Perhatian Pemerintah Daerah

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan Rakyat Ni’amah, di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat terlihat keropos

NATUNA (KP),- Jembatan penghubung antar rumah ke rumah atau lebih dikenal dengan nama Jalan Rakyat Ni’amah, Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, butuh perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi mengingat kondisi yang sudah keropos.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 01 RW 10 Ni’amah, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Bil Akbar kepada koranperbatasan.com melalui via telepon saluler, Selasa, 15 Desember 2020.

Menurut Akbar, Jalan yang memiliki panjang lebih kurang 150 meter tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan juga menuju jalan poros utama. Dengan kondisi jalan yang mulai keropos sejak 4 tahun silam membuat masyarakat Ni’amah merasa resah karena sangat berbahaya bagi pengendara bermotor maupun anak-anak.

“Kondisi jalan tersebut mulai mengalami keropos sejak 4 tahun silam, tentunya berbahaya bagi pengendara bermotor maupun anak-anak yang masih cerianya bermain, berlari kesana kemari,” ujar Akbar.

Akbar mengakui, bahwa dirinya sudah banyak mendapatkan pengaduan dari masyarakat  mengenai kondisi jalan tersebut. Dari pengaduan masyarakat tersebut, selaku Ketua RT ia terus berupaya untuk mengajukan dalam Musrenbang Kecamatan setiap tahunnya namun belum menemukan titik terang hingga sampai saat ini.

“Setiap tahun kita sudah mengajukan dalam Musrenbang Kecamatan, namun sampai saat ini masih belum menemukan titik terang,” pungkas Akbar.

Lanjut Akbar menuturkan, oleh karena sampai saat ini belum menemukan titik terang, maka pada saat menjelang masuknya hari besar Islam seperti Idul Fitri, maupun acara pernikahan. Masyarakat bergotoroyong dan mengeluarkan uang pribadi atau menggunakan uang kas RT untuk perbaikan seadanya, namun tidak maksimal.

“Perbaikan tentu tidak maksimal karena kita mengumpulkan uang secara sumbangsih seadanya. Bahan-bahannya pun kurang memadai ketahanannya,” lanjut Akbar.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Natuna ke-23, Adiwana Jelita Sejuba Gelar Serangkaian Kegiatan CSR

Mewakili masyarakat setempat, selaku ketua RT ia berharap agar pemerintah daerah maupun provinsi memperhatikan dan segera merealisasikan pembangunan semenisasi Jalan Rakyat Ni’amah itu.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi agar Jalan Rakyat Ni’amah dibangun semenisasi secepat mungkin. Kami masyarakat kecil tidak punya daya apa-apa,” tutup Akbar. (KP).


Laporan : Johan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *