TANJUNGPINANG (KP),- Kelurahan Tanjungpinang Barat menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Tahun 2021.
Mengusung tema peningkatan investasi, penanggulangan kemiskinan dan reformasi birokrasi, kegiatan di buka secara resmi oleh Camat Tanjungpinang Barat Yennie Haryantie, S Sos.
Sebanyak 15 kegiatan untuk infrastruktur, 3 sosial pemerintahan, dan 2 ekonomi telah di usulkan oleh perangkat RT dan RW dalam musrembang kali ini.
Dalam sambutannya, Yennie menyampaikan bahwa Kelurahan Tanjungpinang Barat termasuk wilayah rawan bencana yaitu banjir. Melalui Musrembang kali ini untuk infrastruktur kebanyakan adalah untuk menangani hal tersebut, oleh karenanya dirinya berharap usulan-usulan ini nantinya dapat terlaksana.
“Kami berharap apa yang sudah di usulkan oleh warga ini, bisa di akomodir terutama infrastruktur. Perlu diketahui Kelurahan Tanjungpinang Barat rawan bencana, terutama banjir, jadi semuanya yang diusulkan saya baca penanganan banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Tanjungpinang Barat, Irwandi Siswandi Rusli, S. Sos kepada koranperbatasan.com mengatakan bahwa fokus Musrembang Kelurahan Tanjungpinang Barat tahun ini memang pada penanganan banjir, seperti drainase dan jalan, namun juga ada 3 bidang ekonomi dan 2 sosial budaya.
“Di tempat kita ada beberapa RW yang terkena imbas banjir, seperti yang di sampaikan Bapelitbang juga siap akan mengakomodir apa yang menjadi prioritas di Kelurahan Tanjungpinang Barat,” pungkas Irwandi. (KP).
Laporan : Ependi Abidin










