ADVERTORIAL & LIPSUSKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPEMBANGUNAN DAERAHPEMERINTAHAN

Warga Pultibar Senang Rumahnya Terang Setelah Gubernur Ansar Resmikan Penyalaan Bantuan Listrik

×

Warga Pultibar Senang Rumahnya Terang Setelah Gubernur Ansar Resmikan Penyalaan Bantuan Listrik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Camat Pultibar Junaidi dan rombongan meinjau salah satu rumah warga kurang mampu usai peresmian penyalaan BPBL, Selasa, 10 Januari 2023.

NATUNA – Masyarakat kurang mampu di Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga Barat (Pultibar), Kabupaten Natuna merasa senang. Pasalnya, Guberur Provinsi Kepulauan Riau (Provinsi Kepri) H. Ansar Ahmad baru saja meresmikan penyalaan bantuan pasang baru listrik di tempat mereka, Selasa, 10 Januari 2023.

Seiring dengan peresmian penyalaan pasang baru listrik bagi warga kurang mampu  tersebut, kini listrik di Desa Pulau Tiga Barat bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

Disela peresmian program ini di Tanjung Kumbik, Pulau Tiga Barat, Gubernur Ansar berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan daya listrik yang baru dinyalakan disetiap rumah dengan seefektif dan seefesien mungkin.

Ketersediaan listrik yang memadai, kata Ansar, merupakan salah satu cara pemerintah dalam mendongkrak perekonomian dan SDM di Kepri. Mengingat listrik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat setelah  kebutuhan akan air.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdialog dengan warga Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pultibar, Natuna yang rumahnya mendapat Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), Selasa, 10 Januari 2023.

“Kita berupaya terus mencari solusi agar seluruh Kepri ini terang-benderang. Kita mau tidak ada daerah di pelosok manapun di Kepri yang masih gelap karena tidak ada penerangan. Pelan-pelan kita cukupi kebutuhan masyarakat, dan ketersediaan akan daya listrik yang cukup merupakan bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat. Seluruh aktivitas kini sudah butuh daya listrik, termasuk belajar mengajar,” terang Ansar.

Menurut Ansar, sejak program ini digagas di tahun 2021, jumlah realisasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)  di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai 5.034 rumah tangga (RT), dengan perincian, melalui dana APBD Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 769 RT dan menggunakan dana CSR Hulu Migas sebanyaj 1.342 RT.

Baca Juga:  Mengejutkan! Sebuah Pulau Tiba-tiba Muncul di Natuna

“Ini kita sebar diseluruh Kepri, karena kita mau pembangunan di Kepri ini berjalan merata, tidak ada ketimpangan antara satu daerah dengan daerah lainnya,” jelas Ansar.

Adapun jumlah sebaran disetiap kabupaten dan kota, masing-masing di Kabupate Natuna berjumlah 261 RT,  dan di Kabupaten Kepulauan Anambas sebabyak 1.081 RT. Dari Dana CSR Perusahaan Tambang, untuk Kabupaten Lingga sebanyak 1.563 RT, Kabupaten Karimun sebanyak 850 RT. Kemudian dari Dana CSR PT. PLN (Persero) sebanyak 510 RT.

Lebih jauh Anasar menjelaskan, adapun realisasi BPBL tahun 2022 di Provinsi Kepulauan Riau total mencapai 1.448 Rumah Tangga (RT), dengan perincian  menggunakandana APBD Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 605 RT. Masing-masing untuk Kabupaten Natuna 125 RT, Kabupaten Bintan  69 RT,  Kabupaten Karimun  270 RT,Kota Tanjungpinang  81 RT dan Kota Batam  60 RT.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Camat Pultibar Junaidi dan rombongan menuju salah satu rumah warga kurang mampu peresmian penyalaan BPBL, di Desa Tanjung Kumbik, Selasa, 10 Januari 2023.

Sedangkan realisasi dari dana APBN di Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 631 RT, masing-masing Kabupaten Natuna 126 RT, Kabupaten Bintan 86 RT, Kabupaten Karimun 81 RT, Kabupaten Lingga 205 RT, dan Kota Batam 133 RT.

Selanjutnya bantuan dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang memiliki Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) wilayah Provinsi Kepulauan Riau, yang beroperasi di Kota Batam sebanyak 212 RT. Sementara, realisasi BPBL tahun 2021 dan tahun 2022 di Provinsi Kepulauan Riau totalnya mencapai sebesar 6.482 RT.

“Dan berdasarkan capaian rasio elektrifikasi  tahun 2021 sebesar 94,5 persen, dan target tahun 2022 sebesar 95,5 persen. Alhamdulillah  misi kita terealisasi,” tutur Ansar.

Kegiatan pemberian BPBL bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, meningkatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam rumah tangga, meningkatkan aktivitas belajar bagi anak-anak di malam hari, hingga meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. (KP).

Baca Juga:  Pengaruh Globalisasi dan Perkembangan Geopolitik Perbatasan Natuna

Laporan : Deny Jebat

Kontributor : Diskominfo Kepri


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *