Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama Wakil Bupati Jarmin, meninjau langsung kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat yang akan mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2025. Pemerintah daerah memanfaatkan Asrama Haji Ranai sebagai tempat sementara untuk menjawab kebutuhan mendesak akses pendidikan di wilayah perbatasan.
NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat wilayah perbatasan. Rabu (9/7/2025), Bupati Natuna Cen Sui Lan, didampingi Wakil Bupati Jarmin, meninjau langsung persiapan Sekolah Rakyat yang akan mulai menerima siswa baru tahun ajaran 2025.
Fasilitas sementara untuk Sekolah Rakyat akan memanfaatkan Asrama Haji di Ranai, yang dinilai telah memenuhi syarat untuk menampung hingga 100 siswa.
“Ini solusi awal agar anak-anak di wilayah perbatasan bisa segera mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Cen Sui Lan saat kunjungan lapangan.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif lintas kementerian, yang dirancang untuk memperkuat pemerataan pendidikan bagi keluarga kurang mampu di daerah tertinggal, termasuk Kabupaten Natuna.
Pada tahun pertama, Sekolah Rakyat Natuna akan menerima:
- 50 siswa tingkat SD
- 25 siswa tingkat SMP
- 25 siswa tingkat SMA
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk mengentaskan kesenjangan pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Pemerintah Kabupaten Natuna juga menargetkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat dimulai pada tahun ini melalui APBD Perubahan 2025, dan akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2026.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan muncul tonggak baru pemerataan pendidikan yang bukan hanya bersifat sementara, namun memberi landasan kokoh bagi tumbuhnya sumber daya manusia berkualitas dari wilayah perbatasan. (KP).
Kontributor : Diskominfo Natuna
Editor : Dhitto










