“Polda Kepri menerima peserta didik Sespimti Polri dalam program PKDN sebagai upaya mencetak pemimpin strategis yang siap menghadapi tantangan nasional.”
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyambut langsung kunjungan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Rupatama Polda Kepri, Batam, Senin (13/4/2026).
BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menerima kunjungan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 sebagai bagian dari program pendidikan strategis untuk membentuk calon pimpinan tingkat tinggi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Irjen Pol. Drs. Tomex Korniawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, serta sejumlah pejabat utama Polda Kepri dan para peserta didik.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Irjen Pol. Tomex Korniawan menyampaikan bahwa para peserta didik merupakan perwira terpilih dari Polri, TNI, serta kementerian dan lembaga yang telah melalui proses seleksi ketat.
“Melalui kegiatan PKDN ini, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan dengan kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, fokus kegiatan PKDN mencakup penguatan kolaborasi dalam mendukung program kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi, serta peningkatan prinsip 3E yakni efektif, efisien, dan ekonomis, termasuk pengelolaan manajemen risiko dan pengawasan melekat.
Para peserta juga dijadwalkan melakukan kunjungan lintas sektoral ke berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, akademisi, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama, guna memperkaya perspektif dalam perumusan kebijakan strategis.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menekankan pentingnya posisi strategis Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Batam, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Batam saat ini mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sumatra dan berada pada peringkat ketiga secara nasional, didukung oleh letaknya di jalur strategis Selat Malaka,” ungkapnya.
Kapolda juga menegaskan bahwa faktor keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kepercayaan investor.
“Keamanan adalah faktor utama yang menentukan masuknya investasi. Stabilitas harus terus dijaga agar iklim investasi tetap kondusif,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin strategis yang mampu menjawab tantangan ke depan serta memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam atau melalui aplikasi Polri Super Apps. (KP).
Laporan: Ides










