“Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra menyerahkan bantuan teknologi pendidikan modern kepada SMAN 2 Bunguran Timur Natuna sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan.”
Kepala SMAN 2 Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Arqam Alfarisy, menyampaikan sekolahnya menerima bantuan hibah teknologi pendidikan dari Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital di daerah perbatasan.
NATUNA – SMAN 2 Bunguran Timur Natuna menerima bantuan hibah berupa teknologi pendidikan modern dari Pemerintah Amerika Serikat, Senin (13/04/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, bersama tim dalam sebuah kegiatan di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah, Arqam Alfarisy, menjelaskan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Amerika Serikat ke Natuna sekitar dua bulan lalu. Kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa program nyata di bidang pendidikan.
“Sekitar dua bulan lalu, perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bersama Konsulat Medan datang ke Natuna. Salah satu sekolah yang mereka kunjungi adalah SMAN 2 Bunguran Timur,” ujar Arqam melalui sambungan WhatsApp.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Amerika juga mengadakan program English Language Learning bagi guru bahasa Inggris di Natuna. Pelatihan ini menghadirkan penutur asli dari Amerika, yakni Mr. William, yang memberikan pembelajaran langsung kepada para guru.
“Guru-guru bahasa Inggris mendapat pelatihan langsung dari native speaker selama satu hari dan diberikan sertifikat. Ini sangat membantu dalam meningkatkan kompetensi mereka,” jelasnya.
Arqam menambahkan, bantuan yang diterima saat ini merupakan hasil tindak lanjut dari kunjungan tersebut. Bantuan hibah mencakup berbagai perangkat pembelajaran modern yang sangat dibutuhkan sekolah.
“Bantuan berupa laptop, komputer, layar TV besar, papan interaktif, serta buku-buku pembelajaran seperti persiapan TOEFL. Semua ini untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah kami,” katanya.
Ia menegaskan kebutuhan terhadap perangkat teknologi saat ini sangat penting, seiring dengan sistem pembelajaran yang semakin berbasis digital.
“Sekarang pembelajaran banyak dilakukan secara online. Anak-anak sangat membutuhkan komputer, laptop, termasuk Chromebook. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami,” ungkapnya.
Arqam juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat terhadap dunia pendidikan di Natuna.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini benar-benar mendukung kebutuhan pendidikan, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kerja sama di bidang pendidikan dapat terus berlanjut di masa mendatang, termasuk melalui pembelajaran jarak jauh.
“Kami berharap ke depan ada kerja sama lanjutan, misalnya melalui pertemuan Zoom untuk kegiatan pendidikan. Walaupun jarak jauh, kami tetap bisa berkolaborasi,” tambahnya.
Sementara itu, Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menyampaikan bantuan untuk SMAN 2 Bunguran Timur bernilai sekitar 30.000 dolar AS.
Bantuan tersebut meliputi teknologi pendidikan modern seperti komputer desktop, laptop Chromebook, papan tulis interaktif, perangkat audio kelas, troli pengisian daya, meja kursi siswa, serta materi pembelajaran bahasa Inggris termasuk buku persiapan TOEFL. (KP).
Laporan: Red










