KABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPEMERINTAHANPENDIDIKANSALAM PERBATASAN

Kepala Sekolah SLBN Natuna Serukan Inklusi dan Pengakuan bagi Kaum Disabilitas

×

Kepala Sekolah SLBN Natuna Serukan Inklusi dan Pengakuan bagi Kaum Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SLB Negeri (SLBN) Natuna, Raja Ipulidarni, S.Pd.,

NATUNA Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember, Kepala Sekolah SLB Negeri (SLBN) Natuna, Raja Ipulidarni, S.Pd., menyerukan pentingnya kepedulian, penerimaan, dan pemberian kesempatan yang setara bagi kaum disabilitas di tengah masyarakat. Peringatan ini, menurutnya, adalah momentum untuk mengingatkan khalayak luas tentang keberadaan dan hak-hak saudara difabel.

“Tujuan diperingati Hari Disabilitas Internasional adalah untuk menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa di antara kita kaum disabilitas itu ada. Kaum difabel harus kita rangkul keberadaannya, serta memberi mereka kesempatan yang sama dengan yang lain,” jelas Raja Ipulidarni saat diwawancarai di ruang Tata Usaha SLBN Natuna, Rabu, 3 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama dalam menjalani kehidupan, meski cara menjalaninya bisa berbeda. Kaum disabilitas, lanjutnya, bukanlah kelompok yang perlu dikasihani, melainkan pihak yang perlu diakui potensinya dan diberi ruang untuk berkontribusi.

Terkait peringatan di tingkat sekolah, Raja mengungkapkan bahwa untuk tahun ini, SLBN Natuna tidak menggelar acara khusus berfundsikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Dua tahun ini kami memang tidak mengadakan seperti tahun-tahun lalu, karena dana BOS Kinerja itu dikhususkan untuk pembelajaran,” ungkapnya.

Meski demikian, semangat peringatan tetap diwujudkan dalam bentuk kegiatan kebersamaan. Saat ini, para guru dan staf sedang merencanakan sebuah acara yang akan dilaksanakan pada 18 Desember 2025, menyesuaikan dengan jadwal ujian siswa.

“Kami merayakannya di tanggal 18 Desember mendatang, anggota saya sedang mempersiapkan rapat untuk membicarakan seperti apa pelaksanaannya nanti,” kata Raja Ipulidarni.

Rencana sementara adalah mengajak seluruh peserta didik untuk melakukan kegiatan rekreasi jalan-jalan tamasya ke Pantai Sujung dangan melibatkan orang tua.

Baca Juga:  Sekda Anambas Harap Para Guru Dapat Menjadi Agan Perubahan

Di penghujung wawancara, Raja Ipulidarni menyampaikan pesan penyemangat yang mendalam dan universal bagi seluruh kaum disabilitas, tidak hanya di Natuna, tetapi di seluruh dunia.

“Untuk seluruh kaum disabilitas yang ada di Indonesia, Kepri, dan khususnya Natuna, saya berharap agar mereka mampu, bisa, dan berani menunjukkan kemampuannya kepada masyarakat luas. Dirimu juga bagian dari percikan roh yang berkelimpahan dan penuh kebahagiaan,” pesannya dengan penuh keyakinan.

Pesan ini menegaskan bahwa Hari Disabilitas Internasional bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi semua pihak untuk membangun ekosistem yang inklusif, di mana setiap individu dengan segala keunikan dan kemampuannya dapat hidup dengan bermartabat, diakui, dan diberi kesempatan untuk bersinar. SLBN Natuna, melalui pernyataan kepala sekolahnya menempatkan diri sebagai bagian dari gerakan global untuk mewujudkan kesetaraan tersebut. (KP).


Laporan : Nisa Andini

Editor : Dhitto


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *