NATUNA

Kelurahan Ranai Darat Perketat Posyandu Tekan Angka Stunting

×

Kelurahan Ranai Darat Perketat Posyandu Tekan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Lurah Ranai Darat Supriadi, S.I.P.

“Kelurahan Ranai Darat memperkuat pengawasan posyandu dan sistem jemput bola untuk menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.”

NATUNA — Sekretaris Lurah Ranai Darat Supriadi, S.I.P., menegaskan bahwa strategi utama penanganan stunting di Kelurahan Ranai Darat difokuskan pada optimalisasi kegiatan posyandu, pendampingan bidan Puskesmas, serta pemantauan intensif balita kategori stunting guna memastikan intervensi gizi berjalan efektif.

Kelurahan Ranai Darat memperkuat langkah preventif dan kuratif dalam upaya menekan angka stunting. Setiap kegiatan posyandu, balita yang telah masuk kategori stunting diwajibkan hadir untuk menjalani penimbangan berat badan, pengukuran tinggi dan panjang badan, serta menerima asupan makanan dan minuman bergizi.

Apabila balita tidak hadir, kader posyandu bersama bidan pendamping dari Puskesmas melakukan pendekatan jemput bola melalui kunjungan rumah. Pola ini diterapkan untuk memastikan tidak ada anak yang luput dari intervensi.

“Jika anak yang masuk kategori stunting tidak datang ke posyandu, petugas langsung turun ke rumah untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Supriadi di ruang kerjanya, Rabu, 4 Maret 2026.

Pendekatan pencegahan dilakukan sejak masa kandungan. Ibu hamil diberikan edukasi gizi, anjuran konsumsi suplemen, serta pemantauan rutin guna mencegah bayi lahir dengan risiko stunting. Strategi ini sejalan dengan konsep 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagaimana dipaparkan dalam data Rembuk Stunting Tingkat Desa dan Kelurahan Kecamatan Bunguran Timur Tahun 2026.

Dalam data Rembuk Stunting 2026 juga menyoroti sejumlah faktor penyebab stunting, antara lain rendahnya partisipasi ke posyandu (D/S), praktik pemberian makan bayi dan anak yang kurang tepat, rendahnya cakupan ASI eksklusif, serta masih tingginya ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK)

Untuk keluarga terdampak stunting, penyaluran bantuan gizi dilakukan melalui koordinasi antara kader posyandu dan Puskesmas. Anggaran makanan tambahan bersumber dari program kesehatan. Kader membentuk kelompok memasak, kemudian mendistribusikan makanan bergizi langsung ke rumah sasaran.

Baca Juga:  Desa Kelanga Natuna Perkuat Intervensi Gizi untuk Cegah Stunting

“Menu ditentukan berdasarkan arahan tenaga gizi Puskesmas. Setelah itu, kader mengantar ke rumah balita yang ditargetkan,” jelasnya.

Namun, kelurahan mengakui keterbatasan anggaran mandiri untuk mendukung pemberian makanan tambahan secara berkelanjutan. Dukungan pembiayaan lebih banyak berasal dari sektor kesehatan.

Supriadi menyebut, salah satu tantangan di lapangan adalah persepsi masyarakat terhadap status stunting. Ada kalanya terjadi kesalahpahaman akibat pengukuran atau kurangnya pemahaman orang tua mengenai indikator medis.

Selain itu, faktor ekonomi keluarga berpenghasilan rendah juga menjadi penyumbang risiko stunting karena keterbatasan akses pangan bergizi.

Pemerintah Kelurahan Ranai Darat berharap pemerintah daerah dan pusat memperkuat alokasi anggaran khusus penanganan stunting agar intervensi tidak hanya bersifat administratif, tetapi berdampak langsung pada pemulihan gizi anak.

“Kalau memang ingin menurunkan atau menghapus stunting, harus ada anggaran yang cukup. Jangan hanya menuntut hasil tanpa dukungan biaya,” tegasnya.

Kelurahan Ranai Darat menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. Orang tua diminta rutin membawa anak ke posyandu untuk memperoleh vitamin, edukasi kesehatan, serta pemantauan tumbuh kembang.

“Harapan kami, setiap balita wajib hadir di posyandu agar bisa mendapatkan edukasi dan asupan gizi yang diperlukan,” tutup Supriadi.

Dengan pendekatan kolaboratif antara kelurahan, kader posyandu, dan Puskesmas, Ranai Darat berupaya menempatkan pencegahan stunting sebagai prioritas pembangunan kesehatan berbasis komunitas. (KP).


Laporan : Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *