“Pulau Penyengat kembali menjadi tujuan wisata religi dan sejarah, menarik pengunjung untuk berziarah sekaligus mengenal jejak tokoh besar Melayu.”
Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjadi destinasi ziarah sejarah yang diminati wisatawan, khususnya untuk mengunjungi makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji, tokoh besar Melayu yang dikenal melalui karya Gurindam Dua Belas.
TANJUNGPINANG – Pulau Penyengat terus menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi wisata religi dan sejarah di Kepulauan Riau.
Pulau kecil yang sarat nilai sejarah ini menjadi tujuan utama para pengunjung yang ingin berziarah ke makam tokoh-tokoh penting Melayu, termasuk makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji.
Salah satu pengunjung, Uteh, mengaku sengaja datang untuk berziarah dan mengenang jasa tokoh tersebut.
“Saya datang ke sini untuk berziarah ke makam Raja Ali Haji. Saya ingin menghormati jasa-jasanya sebagai pahlawan nasional yang sangat berpengaruh dalam sejarah Kepulauan Riau,” ujarnya saat ditemui di kawasan makam, Minggu (5/4/2026).
Ia juga mengungkapkan suasana di lokasi makam yang tenang memberikan pengalaman spiritual tersendiri.
“Saya merasa sangat damai di sini, sangat cocok untuk berziarah dan berdoa,” katanya.
Selain nilai sejarah, keindahan alam Pulau Penyengat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Akbar, pengunjung lainnya, mengaku terkesan dengan perpaduan wisata religi dan panorama alam yang ditawarkan.
“Saya tidak hanya berziarah, tapi juga ingin menikmati keindahan alam pulau ini. Tempat makam Raja Ali Haji ini sangat indah untuk dipandang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Seirina yang mengaku datang sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh besar tersebut.
“Saya ingin menghormati jasa-jasanya dan berdoa untuk beliau,” katanya.
Pulau Penyengat yang terletak di Kecamatan Tanjungpinang Kota ini memang dikenal sebagai pusat sejarah dan budaya Melayu.
Selain makam Raja Ali Haji, kawasan ini juga memiliki berbagai situs bersejarah lainnya yang menjadi saksi perkembangan peradaban Melayu di Kepulauan Riau.
Dengan suasana yang tenang dan sarat nilai sejarah, Pulau Penyengat tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang refleksi bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat warisan budaya dan tokoh-tokoh penting bangsa. (KP).
Laporan: Novita










