“Kondisi memprihatinkan fasilitas SDN 002 Desa Impol memicu desakan dari DPRD agar pemerintah segera melakukan perbaikan.”
Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hino Faisal, S.Ds., menyoroti kondisi fasilitas SDN 002 Desa Impol yang mengalami kerusakan parah dan mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, dalam wawancara pada Jum’at (17/04/2026) melalui WhatsApp.
ANAMBAS – Kondisi fasilitas di SDN 002 Desa Impol saat ini dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Sejumlah bangunan penting seperti perpustakaan, kantin sekolah, hingga rumah guru dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Perpustakaan sekolah yang seharusnya menjadi pusat literasi bagi siswa kini tidak dapat difungsikan secara optimal. Kerusakan pada bangunan membuat aktivitas belajar mengajar yang memanfaatkan fasilitas tersebut menjadi terganggu.
Selain itu, kantin sekolah yang digunakan siswa untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari juga berada dalam kondisi tidak layak. Kerusakan pada fasilitas ini berpotensi memengaruhi kebersihan serta kesehatan lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, rumah guru yang menjadi tempat tinggal bagi tenaga pendidik juga mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada kenyamanan dan semangat kerja guru dalam menjalankan tugasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hino Faisal, menyampaikan keprihatinannya dan mendesak pemerintah daerah segera mengambil tindakan.
“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Fasilitas seperti perpustakaan, kantin, dan rumah guru merupakan bagian penting dalam menunjang dunia pendidikan. Pemerintah harus segera turun tangan untuk melakukan perbaikan,” tegasnya.
Ia juga mendorong dinas terkait untuk segera melakukan pendataan kerusakan serta mengalokasikan anggaran perbaikan agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus didukung dengan sarana dan prasarana yang layak serta memadai.
DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan ini hingga mendapatkan solusi konkret, demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi siswa dan tenaga pendidik di SDN 002 Desa Impol. (KP).
Laporan: Azmi










