“Sekda Natuna resmi membuka kejuaraan pencak silat Youth Fighter Championship IPSI 2026 sebagai ajang pembinaan atlet muda daerah.”
Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, H. Boy Wijanarko Varianto, S.E., secara resmi membuka kejuaraan Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship IPSI Tahun 2026 yang digelar di GOR Air Mulung, Jumat (1/5/2026).
NATUNA – Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, H. Boy Wijanarko Varianto, S.E., secara resmi membuka kejuaraan Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship IPSI Tahun 2026 yang mempertemukan atlet tingkat SLTP dan SLTA dari berbagai wilayah di Natuna.
Dalam sambutannya, Boy menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Natuna beserta para sponsor yang telah berperan aktif menyelenggarakan ajang ini sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Alhamdulillah, ini adalah bukti keseriusan pemuda-pemudi Natuna dalam membudayakan pencak silat,” ujarnya di hadapan peserta dan panitia.
Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga warisan budaya bangsa yang telah dikenal luas hingga tingkat internasional. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Boy juga menyebut bahwa pencak silat selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan Natuna dalam meraih medali di berbagai ajang seperti POPDA dan PORPROV.
“Setiap tahun pencak silat selalu menyumbangkan medali. Ini membuktikan keseriusan atlet muda kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada bulan Juli mendatang, Pemerintah Kabupaten Natuna akan mengirimkan atlet terbaik untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Para peserta dalam kejuaraan ini berpeluang besar untuk terpilih mewakili daerah.
“Dari ajang ini diharapkan akan lahir bibit-bibit unggul pencak silat Natuna yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Selain itu, Boy juga menyoroti pentingnya kegiatan olahraga sebagai sarana membangun karakter generasi muda sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti narkoba.
“Kegiatan positif seperti ini sangat penting untuk menghindari hal-hal negatif. Saya melihat para peserta di sini adalah petarung-petarung yang sehat,” tegasnya.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Kapolres Natuna, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta pengurus IPSI Kabupaten Natuna. Kejuaraan secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah yang disambut meriah oleh para peserta dan penonton.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pembinaan atlet muda serta pelestarian budaya pencak silat di Kabupaten Natuna. (KP).
Laporan: Dini










