NATUNAPENDIDIKAN

Natuna Siapkan Generasi Emas, SMKN 1 Bunguran Timur Buka SPMB 2026

×

Natuna Siapkan Generasi Emas, SMKN 1 Bunguran Timur Buka SPMB 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala SMKN 1 Bunguran Timur, Subbihi, M.Pd., bersama para guru dan siswa usai pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) sebagai bagian dari penguatan kompetensi siswa kejuruan di Kabupaten Natuna.

“SMKN 1 Bunguran Timur mulai mematangkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan fokus mencetak generasi siap kerja, berdaya saing, dan mendukung ekonomi biru di Natuna.”

SMKN 1 Bunguran Timur resmi mempersiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 dengan konsep pendidikan berbasis manfaat nyata bagi siswa. Sekolah kejuruan unggulan di Kabupaten Natuna ini menekankan pendekatan ability to benefit, yakni memastikan peserta didik memperoleh keterampilan, pengalaman, dan peluang kerja setelah menempuh pendidikan di SMK.

NATUNA – Ketua MKKS SMA/SMK/SLB Kabupaten Natuna, Subbihi, M.Pd., mengatakan persiapan SPMB tahun ini tidak hanya sebatas membuka akses pendidikan, tetapi juga memberikan pemahaman utuh kepada masyarakat tentang manfaat sekolah kejuruan.

“Informasi yang diperoleh murid atau orang tua tentang SMK bukan hanya sekadar hak legal untuk bersekolah, melainkan manfaat apa yang mereka peroleh ketika sudah bersekolah atau ability to benefit,” ujarnya kepada koranperbatasan.com melalui WhatsApp, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, SMKN 1 Bunguran Timur akan mengoptimalkan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, publikasi media sosial, hingga komunikasi aktif dengan masyarakat dan orang tua calon siswa.

Dalam sosialisasi tersebut, sekolah akan memperkenalkan berbagai program unggulan seperti pembelajaran teoretis, kelas industri, kelas kewirausahaan, praktik kerja lapangan, pengembangan bakat dan minat, kerja sama dengan perguruan tinggi, hingga program pemagangan ke Jepang.

Subbihi juga menjelaskan sistem seleksi SPMB di SMK memiliki perbedaan dengan SMA. Jika SMA lebih mengutamakan sistem zonasi dan nilai akademik, maka SMK lebih fokus pada tes bakat, minat, serta kompetensi kejuruan sesuai jurusan yang dipilih siswa.

“Mekanisme dalam SPMB antara sekolah kejuruan dan non kejuruan, itu perbedaannya ada pada fokus seleksinya saja,” jelasnya.

Baca Juga:  Guru Terus Berjuang Tanpa Henti Demi Pendidikan Bangsa

Berdasarkan Surat Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Nomor: B/400.3/645/DISDIK/2026, jadwal pelaksanaan SPMB SMKN 1 Bunguran Timur ditetapkan sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 11–14 Juni 2026
  • Verifikasi dan Validasi Dokumen: 16–25 Juni 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 29 Juni 2026
  • Daftar Ulang: 30 Juni–2 Juli 2026
  • Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS): 20–25 Juli 2026

Untuk tahun ini, sekolah menargetkan satu rombongan belajar (rombel) di setiap jurusan dengan kapasitas maksimal 36 siswa per kelas. Penentuan daya tampung tersebut mengacu pada Permendikdasmen Nomor 14 Tahun 2026 guna menjaga kualitas pembelajaran.

Menutup keterangannya, Subbihi berharap seluruh lulusan SLTP di Natuna dapat menjadi generasi yang disiplin, bersemangat, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

“Mereka adalah aset bangsa dan daerah yang akan menjadi generasi emas 2045. Kami berharap mereka sukses melanjutkan pendidikan sesuai bakat dan minat, serta mampu mendukung potensi ekonomi biru Natuna ke depan,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *