“Perjuangan guru tidak pernah berhenti, bahkan di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat dan tantangan pendidikan yang terus berubah.”
NATUNA – Kepala Sekolah SDN 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd.SD, menyampaikan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI setiap tahun menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk mengenang kembali perjuangan para guru pendahulu sekaligus memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan guru tetap menjadi pilar utama dalam membentuk karakter generasi bangsa di tengah perkembangan teknologi dan tantangan moral saat ini.
Menurut Deni Iswanti, PGRI sebagai Persatuan Guru Republik Indonesia memiliki makna mendalam bagi setiap pendidik. Peringatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi sarat nilai sejarah dan perjuangan.
“Momentum PGRI adalah saat untuk mengenang jasa para pendahulu kami yang telah berjuang mendidik anak-anak bangsa,” ungkap Deni kepada Koran Perbatasan di ruang kerjanya, Kamis, 13 November 2025.
BACA JUGA : Guru Pahlawan Masa Kini, Supirman Ajak Merenungi Peran Mulia
Ia menyebutkan setiap tahun PGRI menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti upacara, seminar, hingga lomba yang bertujuan memberikan ruang kreativitas bagi guru. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, guru diharapkan terus berinovasi dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan dunia pendidikan.
Deni menegaskan Hari Guru dan HUT PGRI merupakan dua momen yang tidak dapat dipisahkan. “Kalau dulu pejuang menggunakan bambu runcing, kami para guru berjuang memakai pena, pikiran, dan inovasi untuk melawan kebodohan,” tegasnya.
BACA JUGA : Semiati Tekankan Pentingnya Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus










