NATUNA – Jelang penyelenggaraan event berskala internasional Sail Yacht Serasan tahun 2025, Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna mengambil langkah strategis untuk menjamin keselamatan dan kelancaran kegiatan. Melalui surat perintah tugas siaga khusus dengan nomor SPRIN-79/KSG.02.01/VI/SARNTA-2025, tim khusus SAR telah resmi ditugaskan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, memastikan bahwa tim telah diberangkatkan ke lokasi sejak awal Juni, lengkap dengan dukungan armada laut KN SAR 245 Sasikirana.
“Kami menurunkan tim aju bersama mitra lintas sektor. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Abdul Rahman, Sabtu, 14 Juni, 2025.
Tim SAR akan bersinergi dengan unsur gabungan dari Komposit I Gardapati, RRI Ranai, PLN Natuna, Bakamla, hingga organisasi masyarakat seperti Pemuda Pancasila dan awak media. Pengamanan terpadu ini dilakukan di sekitar wilayah strategis Pulau Serasan, Kabupaten Natuna.
Kegiatan Sail Yacht Serasan sendiri akan berlangsung pada 15–16 Juni 2025 dan menjadi ajang penyambutan 27 kapal layar dari 14 negara. Sebanyak 54 turis mancanegara dijadwalkan berlabuh di Dermaga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan dan akan mengikuti rangkaian wisata budaya serta kunjungan ke destinasi alam setempat.
TNI dan Polri juga dilibatkan dalam pengamanan menyeluruh untuk memberikan dukungan penuh pada aspek keamanan laut maupun darat.
“Keselamatan pengunjung menjadi prioritas. Tidak hanya dari sisi darurat, tetapi juga kesiapan lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi risiko di lokasi acara,” tambah Abdul Rahman.
Dengan mobilisasi penuh tim SAR dan koordinasi instansi pendukung, pemerintah berharap penyelenggaraan Sail Yacht Serasan tak hanya sukses secara teknis, tapi juga memberi kesan positif bagi wisatawan mancanegara dan memperkuat citra pariwisata bahari Indonesia di kawasan perbatasan. (KP).
Kontributor : Humas Basarnas Natuna
Editor : Dhitto










