NATUNA (KP),-Melihat perkembangan pada usia ke-21 Tahun Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Kabupaten Natuna, Suhelmi menyebutkan untuk sektor pembangunan secara umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) sudah lebih baik.
Menurut Suhelmi, perkembangan sektor pembangunan itu secara umum dapat dilihat dari pembangunan jalan, penerangan listri dan telekomunikasi yang mulai memadai. “Untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), terdapat peningkatan dilihat dengan adanya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna,” sebut Suhelmi menjawab koranperbatasan.com di kediamannya, Kamis, 29 Oktober 2020.
Berbicara Sektor Perikanan, Suhelmi mengatakan jelas terlihat berkembang dengan terbentuknya Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna. Akan tetapi untuk pergerakan ekonomi masih melambat. “Perikanan dulu kita belum ada SKPT, sekarang sudah terbentuk. Namun jika diperhatikan terkesan seperti mati suri. Ada pihak swasta yang membangun kastorit sendiri lebih hidup, padahal bukan punya negara. Yang tahu masalah maupun kendala mungkin teman-teman di pemerintah,” kata Suhelmi.
Sedangkan untuk Sektor Pariwisata, lanjut Suhelmi menuturkan tidak bisa dipungkuri atas perkembangannya, dan dapat dilihat dengan ditetapkannya Natuna sebagai kawasan Geopark Nasional. “Geopark itu adalah anugrah. Bukan kita yang minta, namun negara yang memberi. Setelah diberikan salah satu Geosite Alif Stone Park, berkembanglah termasuk Batu Kasah dan sebagainya,” tutur Suhelmi.
Disamping itu, Suhelmi juga menyampaikan untuk perkembangan pada Sektor Migas di Natuna masih melambat. Oleh karena itu, diharapkan ke depan ada percepatan perkembangan bahkan kemajuan pada sektor ini, agar ada penyerapan tenaga kerja. “Dimana-mana bilang Natuna penghasil migas, tetapi di dalam kita sendiri tidak tahu sumurnya dimana. Harusnya di darat ini minimal terdapat shorebase suplainya,” imbuh Suhelmi.
Lebih jauh Suhelmi menerangkan, membangun kabupaten perlu adanya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat juga harus ikut andil terhadap pembangunan daerah. “Pemuda-pemuda harus berani menciptakan peluang kerja sendiri. Daerah kita ini masih banyak peluang pekerjaan. Buktinya pendatang saja bisa, kok anak daerah banyak nganggur. Berartikan ada problem sebenarnya,” terang Suhelmi.
Secara pribadi, Suhelmi berharap kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Natuna yang maju pada Pilkada tahun ini, tentunya siapapun yang terpilih agar bisa bekerja sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat, serta membawa kemajuan bagi Natuna. “Amanah dalam menjalankan tugas, dan membuat lompatan-lompatan baru untuk pembangunan daerah,” tutup Suhelmi. (KP).
Laporan : Johan










