KABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPENDIDIKAN

Ditunjuk sebagai Sekolah Geopark Pertama di Kepri, SMPN 2 Fokus pada Peningkatan Kualitas Guru

×

Ditunjuk sebagai Sekolah Geopark Pertama di Kepri, SMPN 2 Fokus pada Peningkatan Kualitas Guru

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMPN 2 Bunguran Timur, Lukman Hakim, S.Pd., saat memaparkan inovasi sekolah geopark dan program peningkatan kualitas guru di Natuna.
Kepala Sekolah SMPN 2 Bunguran Timur, Lukman Hakim, S.Pd., saat memaparkan inovasi sekolah geopark dan program peningkatan kualitas guru di Natuna.

NATUNA – SMP Negeri 2 Bunguran Timur menorehkan sejarah baru dengan ditetapkan sebagai Sekolah Geopark pertama dan satu-satunya di Kabupaten Natuna dan bahkan Provinsi Kepulauan Riau.

Penunjukan ini menjadi pendorong semangat bagi sekolah untuk terus berinovasi seiring dengan fokus utama kepemimpinan Kepala Sekolah Lukman Hakim selama tiga tahun terakhir yakni peningkatan kualitas guru sebagai kunci peningkatan mutu pembelajaran.

Kepala Sekolah SMPN 2 Bunguran Timur, Lukman Hakim, S.Pd., menjelaskan bahwa dalam masa jabatannya, konsistensi tertinggi adalah pada pengembangan profesionalisme guru.

“Fokus kita adalah meningkatkan kualitas guru yang kita utamakan. Dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran, kalau tidak ada kolaborasi yang baik antar sesama guru, hasilnya di kelas tidak akan maksimal,” ujarnya kepada koranperbatasan.com di ruang kerjanya, Rabu, 24 September 2025.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah dan observasi kelas yang dilakukan secara rutin setiap semester oleh kepala sekolah. Observasi kini dilakukan secara digital melalui platform PMK (Penilaian Kinerja Guru) dengan membawa laptop ke kelas, menggantikan sistem kertas yang lama. Hal ini memudahkan pemantauan juga oleh pengawas sekolah.

“Dengan saya selalu melakukan observasi, guru menjadi maksimal persiapannya sebelum masuk kelas. Saya sampaikan ke guru-guru, jangan datang jam 07.30 langsung ke kelas. Minimal transit 10 menit di ruang guru untuk mempersiapkan apa yang mau diajarkan,” tambah Lukman.

Pendidikan karakter, menurut Lukman, telah terintegrasi dalam setiap pembelajaran terlepas dari pergantian nama kurikulum dari K13 ke Merdeka dan kini Deep Learning yang mulai diterapkan di kelas 7.

“Saya tekankan kepada semua guru, bukan hanya guru PKN dan PAI. Karakter harus nampak dalam praktik, jangan hanya ada di RPP,” tegasnya.

Baca Juga:  TNI siaga di perairan Natuna, Nelayan tak takut Melaut

Sebagai sekolah percontohan geopark, SMPN 2 telah melakukan langkah awal dengan memasang logo dan nama-nama plank bernuansa geopark di lingkungan sekolah. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi muatan lokal yang unggul.

Di sisi lain, sekolah aktif menangani permasalahan siswa seperti minat belajar yang rendah dan potensi perundungan (bullying). Sekolah telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan yang menyediakan psikolog dan Kejaksaan untuk memberikan sosialisasi tentang dampak hukum dari perundungan.

“Bullying di sekolah kita banyaknya di kalangan anak laki-laki. Selain ada sanksi titik poin dan pembinaan oleh guru BK, kami juga memberikan pemahaman dari sisi hukum,” jelas Lukman.

Komunikasi dengan orang tua juga dijalankan dengan intens melalui grup WhatsApp setiap wali kelas dan melibatkan komite sekolah untuk menampung aspirasi.

Di akhir wawancara, Lukman Hakim menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Daerah. Ia berharap status sekolah geopark tidak hanya sebatas label, tetapi diiringi dengan dukungan nyata.

“Harapan kami, kalau memang mau menjadikan sekolah ini sebagai sekolah geopark, betul-betul kita gas dan kita benahi. Bantu kebutuhan proses belajar mengajar. Akses transportasi untuk siswa masih menjadi kendala karena banyak siswa kami yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kalau ada transportasi yang nganggur di pemkab, boleh lah dipakai untuk mengangkut anak sekolah,” pungkasnya penuh harap. (KP).


Laporan : Nisa Andini


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *