“Kegiatan “Ekspresi Santri” di Pondok Pesantren Nurul Jannah Natuna menjadi ajang pengembangan bakat sekaligus memperkuat peran orang tua dalam pendidikan santri.”
Kyai Pondok Pesantren Nurul Jannah Kabupaten Natuna, Budi Nurhamid, S.Pd.I., mengajak para orang tua untuk aktif terlibat dalam setiap kegiatan santri, termasuk dalam acara “Ekspresi Santri” yang digelar di lingkungan pesantren, Sabtu (11/4/2026).
NATUNA – Pondok Pesantren Nurul Jannah kembali menggelar kegiatan “Ekspresi Santri” sebagai wadah pengembangan bakat dan minat para santri. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman pesantren dengan dihadiri para wali santri, majelis guru, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Kyai Budi Nurhamid menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya SMP dan SMA Nurul Jannah, yang telah berinisiatif menghadirkan kegiatan yang mendukung perkembangan peserta didik.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah yang telah berinovasi sehingga kegiatan seperti ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Ia menegaskan kegiatan “Ekspresi Santri” bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana penting dalam mengembangkan potensi santri sesuai bakat dan minat masing-masing.
“Ini adalah wahana bagi anak-anak kita untuk menampilkan bakat dan minat mereka di hadapan publik, khususnya orang tua,” katanya.
Menurutnya, kehadiran orang tua dalam setiap kegiatan santri memiliki dampak besar terhadap semangat dan perkembangan anak.
“Saya yakin, ketika anak tampil dan orang tua menyaksikan langsung, itu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi mereka,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau para wali santri untuk lebih aktif mengikuti berbagai agenda pesantren, baik kegiatan rutin maupun event besar.
“Kalau ada informasi kegiatan di grup wali santri, kami mohon bisa meluangkan waktu untuk hadir dan menyaksikan langsung perkembangan anak-anak kita,” ujarnya.
Kyai Budi juga menjelaskan Pondok Pesantren Nurul Jannah secara rutin menggelar berbagai kegiatan, seperti muhadharah, muhadharah kubra, hingga tasmi’ Al-Qur’an.
“Kalau tasmi’ didampingi orang tua, anak-anak pasti akan lebih semangat. Kehadiran orang tua itu sangat berarti,” katanya.
Ia berharap kegiatan seperti “Ekspresi Santri” dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pendidikan yang menyeluruh.
“Semoga kegiatan ini menjadi nilai positif dan menambah kebaikan dalam perkembangan anak-anak kita,” tuturnya.
Acara ditutup dengan ajakan kepada seluruh hadirin untuk menyaksikan seluruh rangkaian penampilan santri hingga selesai. (KP).
Laporan: Dini










