Gelar Rakerda, Kejati Sampaikan Amanat Presiden Menuju Indonesia Maju

oleh -195 views
Kajati-Kepri-Edy-Birton-SHMH-didampingi-Wakajati-Yendi-Asitentel-Agustian-Aspidsus-Tety-Syam-dan-Kasi-Penkum-Ali-Rahim-Hasibuan

TANJUNGPINANG (KP),- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis, 19 Desember 2019.  Pada Rakerda itu, Kajati Kepri, Edy Birton, SH,MH didampingi Wakajati, Yendi, Asitentel, Agustian, Aspidsus, Tety Syam dan Kasi Penkum, Ali Rahim Hasibuan.

Kepada wartawan Kajati Kepri, Edy Birton mengatakan Rakerda diadakan menindaklanjuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan di Jakarta beberapa waktu lalu. Hasil dari Rakernas tersebut disampaikan kepada jajaran Kejaksaan se-Kejati Kepri.

“Kita Kejaksaan mendukung program pemerintah. Untuk menuju Indonesia maju, kita harus mendukung investasi agar Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain,” ujarnya.

Kata Edy Birton, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia untuk welcome terhadap investasi. Semua elemen katanya, harus ikut mendukung investasi yang masuk di Indonesia.

“Presiden menyampaikan, di Indonesia ada 23 investor asing yang nilainya besar tidak jadi berinvestasi di Indonesia, dikarenakan birokrasi yang rumit. Jadi investor yang masuk harus kita dukung. Kita memberikan masukan kepada Pemprov, Pemko dan Pemkab agar birokrasi dan perizinan tidak berbelit dan lama. Harus sesingkat mungkin,” tegas Edy.

Mengantisipasi agar hal yang sama tidak terjadi kembali, Kejaksaan menurut Edy Birton, sudah menyiapkan tujuh langkah strategis. Diantaranya bagaimana bisa memberikan masukan untuk memperbaiki sistem, supaya kedepannya korupsi tidak ada lagi, dengan mengutamakan peran preventif.



Sejelan dengan itu, lanjut Edy juga beruapaya meningkatkan peran Kejaksaan dalam mendukung performa kinerja Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, dan BUMD, terhadap pengamanan asset.

Kemudian menciptakan pengawasan yang ketat, membangun pelayanan terpadu satu pintu PTSP yang memberikan informasi tentang proses penegakan hukum secara maksimal dan transparan, sehingga mampu memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Menurut keterangannya, Rakerda dilaksanakan selama satu hari. Pantauan media ini Rakerda dibuka langsung oleh Kajati, menghadirkan narasumber dari Jakarta dan dikuti sekitar 80 peserta. (KP).


Pewarta : Effendi Abidin



Memuat...