NATUNA – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi melantik Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (MABICAB) Gerakan Pramuka Kabupaten Natuna Masa Bakti 2025–2030 di Gedung Serindit, Ranai, Minggu (10/8/2025).
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat peran Pramuka dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan peduli terhadap pembangunan daerah, termasuk di wilayah pesisir dan perbatasan.

Pelantikan MABICAB Gerakan Pramuka Natuna dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad. Dalam sambutannya, Ansar Ahmadmenekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda, tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.
“Pramuka adalah wadah pembinaan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Saya berharap kepengurusan baru MABICAB Natuna dapat menghidupkan kegiatan Pramuka di seluruh wilayah,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad juga mengucapkan selamat kepada Cen Sui Lan yang dipercaya sebagai Ketua MABICAB Gerakan Pramuka Natuna untuk masa bakti 2025–2030. Ansar Ahmad berharap kepemimpinan ini dapat membawa pembaruan dan memperluas jangkauan pembinaan Pramuka hingga pelosok.
Menanggapi amanah tersebut, Cen Sui Lan menyatakan komitmennya menjalankan program kerja yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk memperluas jangkauan pembinaan Pramuka di Kabupaten Natuna,” ungkapnya.

Pelantikan kali ini diselaraskan dengan peluncuran program Kepri Terang, yang ditandai dengan mulai beroperasinya layanan listrik PLN 24 jam di Kecamatan Pulau Panjang, Natuna. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui Kepri Terang, kita ingin memastikan saudara-saudara kita di pulau-pulau terluar mendapatkan akses listrik yang setara dengan daerah lain. Listrik 24 jam ini bukan hanya penerangan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan pendidikan yang lebih baik,” tegas Ansar Ahmad.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah ahli waris warga Natuna. Bantuan ini menjadi bentuk nyata perlindungan sosial pemerintah terhadap pekerja dan keluarganya.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Kwartir Daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan. (KP).
Kontributor : Diskominfo Natuna
Editor : Dhitto










